55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya
Ilustrasi 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan. Ini Alasannya 

Atas temuan itu, pihak sekolah pun merasa cemas dan khawatir.

"Langsung saya kontak BNNK Pekanbaru. Karena kita takut ada apa-apa," ungkap Lily.

Saat ditanya, puluhan siswanya itu mengaku cuma ikut-ikutan aja.

"Ada challenge gitu, lihat di IG (instagram) dan WA (Whatsapp). Kita panggil orangtuanya, mereka pun tak tahu anaknya seperti itu," sebut Lily lagi.

Lanjut Lily, setelah petugas dari BNNK Pekanbaru dan dokter datang, barulah ada disinggung soal salah satu merek minuman berenergi yang diduga mengandung zat benzo.

"Izin BPOM-nya padahal ada (dikemasan), kehalalan dari MUI juga. Cuma memang ada larangan bagi ibu menyusui, ibu hamil dan anak-anak. Ditanya ke anak-anak, memang dari mereka ada yang minum, cuma banyak juga yang nggak minum," ujar Lily.

Lily menyebut hal ini cuma kecemasan kepala sekolah dan guru saja.

"Kita takut ada apa-apa, kecanduan apa gimana," kata Lily.

Atas kejadian ini, pihak sekolah akan semakin memperketat pengawasan di sekolah.

Termasuk salah satunya dengan meningkatkan razia.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved