Pekanbaru

Disperindag Pekanbaru Pertanyakan Surat Karantina Buah Anggur Murah

Petugas Disperindag Pekanbaru pertanyakan legalitas dan surat karantina buah anggur yang dijual murah oleh pedagang di Jalan Tuanlku Tambusai

Disperindag Pekanbaru Pertanyakan Surat Karantina Buah Anggur Murah
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Disperindag Pekanbaru Pertanyakan Surat Karantina Buah Anggur Murah 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru pertanyakan legalitas dan surat karantina buah anggur yang dijual murah oleh pedagang di Jalan Tuanlku Tambusai saat inspeksi mendadak (sidak) pada Senin (1/10/2018).

Disperindak sengaja melakukan sidak ke sejumlah pedagang dadakan yang menjual buah anggur, dan sejumlah pedagang buah anggur yang berjualan di pinggir Jalan Tuanku Tambusai terkejut.

Petugas mendatangi satu per satu pedagang untuk meminta keterangan terkait pasokan buah anggur tersebut.

Baca: HEBOH Video Mesum UIN Bandung, Pihak Kampus: Benar, Mahasiswa Itu dari UIN SGD Bandung

Baca: Sopir Kaget Lalu Hilang Kendali, Truk Tangki Panjat Pembatas Flyover Sudirman-Harapan Raya

Sebab, Disperindag belakangan ini banyak mendapatkan laporan dari masyarakat terkait menjamurnya pedagang buah anggur dadakan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar resmi.

Petugas kemudian meminta keterangan dari pedagang buah anggur tersebut.

Berdasarkan keterangan pedagang, buah anggur tersebut diambil dari salah satu distributor buah yang berada di Jalan Soebrantas, Kecamatan Tampan.

"Pedagang mengaku mendapatkan pasokan buah anggur dari salah satu distributor buah di Panam," kata Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Juarman, Senin (1/9/2018).

Baca: Bisa Dipindah Sesuai Kebutuhan, AC Midea MPF-12CRN1 Dibandrol Rp 5 Jutaan

Baca: Aksi Sosial BPJSTK Cabang Pekanbaru Kota, Mengajar Anak Jalanan dan Beri Bantuan untuk Ruang Belajar

Pasca Sidak ini, pihaknya akan melakukan penelusuran ke lokasi distributor.

Pihaknya akan memeriksa terkait keberadaan buah anggur yang dijual murah tersebut.

"Kita akan cek dokumen impornya. Kemudian TDG, dan TDP nya kita akan cek juga. Termasuk surat karantinannya," ujarnya.

Pengecekan dokumen ini penting dilakukan untuk memastikan buah anggur yang dijual oleh pedagang kaki lima tersebut merupakan barang legan dan berisin serta layak komsumsi.

Pantuan Tribun, pedagang dadakan yang menjual anggur murah ini menjajakan buah anggurnya diatas keranjang.

Dibagian keranjang tertempel sticker bergambar buah anggur dan burung elang. Disudut kiri atas sticker tersebut tampak tulisan "PRODUCTION CHINA". (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved