Pekanbaru

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Disdik Akui Aksi Ini Sudah Terungkap Sebulan Lalu

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Disdik Akui Aksi Ini Sudah Terungkap Sebulan Lalu

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Disdik Akui Aksi Ini Sudah Terungkap Sebulan Lalu
Ilustrasi 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan. Ini Alasannya 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Disdik Akui Aksi Ini Sudah Terungkap Sebulan Lalu

Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengaku sudah lama mengetahui aksi sayat tangan yang dilakukan oleh puluhan siswa SMP di Pekanbaru.

Jamal mengungkapkan, aksi sayat tangan ini pertama kali terungkap sebulan yang lalu.

Saat itu pihak sekolah menggelar razia rutin setelah apel upacara bendera.

Awalnya razia tersebut hanya ditujukan untuk siswa yang berambut panjang dan kuku panjang saja.

Namun saat pihak sekolah memeriksa satu per satu siswa, menemukan ada yang janggal di lengan siswanya.

Baca: 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ngaku Ikut Challenge. Kepala Sekolah Ungkap Fakta Mengejutkan

Baca: 7 Fakta 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Mau Coba Sakit Apa Nggak, Ternyata. . . .

Baca: Polda Riau Datangi 3 Puskesmas di Kampar Terkait Dugaan Korupsi JKN dan BOK

"Sebenarnya itu kejadiannya sudah lama, sekitar sebulan yang lalu. Cuma tidak kita ekpose karena ini kan menyangkut aib sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan, Abdul Jamal, Selasa (2/10/2018).

Saat melihat ada yang janggal dilengan siswanya, yakni adanya bekas sayatan, pihak sekolah langsung melaporkan kejadian tersebut ke BBN Kota Pekanbaru.

"Pihak sekolah kan curiga, jangan-jangan sayatan itu bekas narkoba. Makanya pihak sekolah langsung melaporkan ke kami dan kami langsung koordinasi dengan BNN," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved