Pekanbaru

Disdik Perintahkan Razia Seluruh Kantin Sekolah Usai 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan

Disdik Perintahkan Razia Seluruh Kantin Sekolah Usai 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan

Disdik Perintahkan Razia Seluruh Kantin Sekolah Usai 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan
Youtube
Ilustrasi siswa SMP sayat tangan usai konsumsi minuman berenergi 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Disdik Perintahkan Razia Seluruh Kantin Sekolah Usai 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan

Menindaklanjuti temuan puluhan siswa SMP yang menyayat tanganya setelah meminun minuman berenergi, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru langsung mengeluarkan surat edaran.

Surat edaran tersebut berisi instruksi kepada seluruh Kepala Sekolah baik SD maupun SMP negeri dan swasta agar melakukan pengawasan intensif terhadap kantin-kantin yang ada di sekolah.

Baca: 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ngaku Ikut Challenge. Kepala Sekolah Ungkap Fakta Mengejutkan

Baca: 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya

Baca: 7 Fakta 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Mau Coba Sakit Apa Nggak, Ternyata. . . .

"Kami instruksikan kepada seluruh sekolah agar segera melakukan sweeping dan razia di kantin-kantin sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, Selasa (2/10/2018).

Jamal menegaskan, razia kantin sekolah tersebut untuk memastikan apakah di kantin sekolah masih menjual minuman berenergi yang diduga mengandung zat Benzodiazepin.

"Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan BNNK, siswa SMP yang menyayat tangannya sendiri itu karena kecanduan salah satu minuman yang disinyalir mengandung zat Benzodiazepin. Zat ini biasanya digunakan di dunia medis untuk pasien yang cemas dan tertekan dan itupun hanya digunakan dalam pengobatan jangka pendek," ujarnya.

Selain meminta sekolah agar segera melakukan sweping ke kantin sekolah, pihaknya juga meminta kepada pihak sekolah untuk rutin melakukan razia kepada siswanya.

"Saya razia rutin siswa harus dilakukan, minimal dua kali dalam sebulan. Kalau biasanya yang dirazia itu rambut panjang, dan kuku panjang, sekarang ditambah lagi, sekolah kami minta untuk mengecek seluruh tangan siswa, apakah ada bekas sayatan atau tidak, kalau ada, segera laporkan ke kami untuk ditindaklanjuti," katanya.

Baca: Berikut Formasi CPNS 2018 Khusus Tamatan SMA dan SMK, Silahkan Daftar di Sscn.bkn.go.id

Baca: Jaringan Lamban, Pelamar CPNS di Pelalawan Mengeluh Tak Bisa Registrasi ke Website SSCN

Seperti diketahui, sebanyak 55 siswa SMP negeri di Pekanbaru menyayat tanganua setelah meminum minuman berenergi.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved