Pasaman

Longsor Pasaman Jalan Lintas Sumatera di Bonjol Tertimbun Tanah, Jalan Putus Selama 6 Jam

Longsor Pasaman Jalan Lintas Sumatera di Bonjol Tertimbun Tanah, Jalan Putus Selama 6 Jam

Longsor Pasaman Jalan Lintas Sumatera di Bonjol Tertimbun Tanah, Jalan Putus Selama 6 Jam
Istimewa
Kondisi terkini Jalan Lintas Sumatera di Lurah Berangin yang sempat tertimbun lonsor. 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Longsor Pasaman Jalan Lintas Sumatera di Bonjol Tertimbun Tanah, Jalan Putus Selama 6 Jam.

Hujan lebat yang menguyur Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sejak Senin hingga Selasa (2/10/2018), menyebabkan Jalan Lintas Sumatera di Lurah Berangin, Kecamatan Bonjol, putus.

Jalan tertimbun longsor hingga enam jam sejak pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Meski jalan Sumatera yang menghubungkan Lubuk Sikaping dengan Bonjol atau Sumbar-Sumut itu sudah mulai lancar untuk dilalui oleh kendaraan sejak Selasa dinihari.

Baca: Polda Sumbar Gagalkan Peredaran 14 Kg Ganja, 1 Pelaku Ditangkap di Kayu Tanam

Baca: Pemprov Sumbar Kumpulkan 750 Kg Rendang, Jika Sudah 1 Ton Langsung Dikirim ke Palu dan Donggala

Baca: 7 FAKTA BARU 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan, Kepala Sekolah Ungkap Alasan Siswa

Namun, BPBD Pasaman mengimbau agar masyarakat, khususnya pengendara yang melewati jalan tersebut untuk berhati-hati.

Kalaksa BPBD Pasaman Masfet Kenedi mengatakan, jalan Sumatera di Lurah Berangin ini merupakan kawasan paling rawan dibandingkan jalan yang menghubungkan Lubuk Sikaping dengan Bonjol atau Sumbar-Sumut, karena selain lebar jalannya sempit, di sekitar kawasan tersebut juga banyak bukit yang terjal dan rawan longsor.

“Jadi, kami imbau agar pengendara berhati-hati ketika melintas di kawasan tersebut, karena dikhawatirkan longsor susulan, apalagi saat ini cuaca di Sumbar ekstrem dan jika terjadi hujan, curah hujannya begitu lebat,” kata Masfet Kenedi saat dihubungi tribunpadang.com via handphone dari Padang, Selasa siang.

Hingga Selasa siang ini, lanjut Kendedi, pihaknya bersama Dinas PU Pasaman masih membersihkan material longsor yang masih menimbun sebagian badan jalan, karena terdapat enam titik longsor disepanjang jalan di Lurah Berangin dengan ketinggian longsor yang menutupi jalan bervariasi, mulai dari 2-3 meter dengan panjang 8-10 meter lebih.

“Sampai siang ini dua alat berat yang dikerahkan Dinas Pu masih bekerja membersihkan sebagian material longsor. Namun, akses kendaraan di lokasi lonsor tetap lancar, karena selama proses pembersihan material, juga ada pihak kepolisian dari Sat Lantas Polres Pasaman yang mengatur lajunya kendaraan,” ujarnya.

Baca: Akui Benzo Berikan Efek Kebas, Sukito: Anak SMP Sayat Tangan Karena Nonton Tayangan di Medsos

Baca: Pembunuhan di Dumai, SO Ungkap Alasan Tega Habisi Nyawa Istri, Tak Tahan Dicemburui

Sebelumnya, Jalan Lintas Sumatera dari arah Bonjol Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumbar menuju Medan, Sumut, dilaporkan tertimbun material longsor pada Senin (1/10/2018) sore sekitar pukul 17.50 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun longsor tersebut membuat arus lalu lintas putus dan tak bisa dilalui oleh kendaraan jenis apapun.(*)

Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved