Kampar

Wakil rakyat Tinjau Pembangunan Jembatan Merangin, Ini Fakta yang Ditemukan

Wakil rakyat di Komisi I DPRD Kampar meninjau lokasi pembangunan Jembatan Merangin, dan dalam kunjungan itu wakil rakyat temukan sejumlah fakta

Wakil rakyat Tinjau Pembangunan Jembatan Merangin, Ini Fakta yang Ditemukan
Tribun Pekanbaru/Fernando Sihombing
Wakil rakyat tinjau pembangunan Jembatan Merangin 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Wakil rakyat di Komisi I DPRD Kampar meninjau lokasi pembangunan Jembatan Merangin, dan dalam kunjungan itu wakil rakyat menemukan sejumlah fakta, Senin (1/10/2018).

Dalam peninjauan ke lokasi itu, Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri juga ikut.

"Sementara kita menyimpulkan, kurang perencanaan," ungkap Ketua Komisi I, Repol kepada Tribunpekanbaru.com saat peninjauan.

Baca: Andalkan 4 Kamera Lenovo K9 Dijual Resmi di Indonesia Seharga Rp 2 Jutaan

Baca: BKPP Rohul Terima 352 Berkas Pelamar CPNS 2018, Pelamar Dokter Masih Minim

Repol mengatakan, pada dasarnya, pembangunan jalan ke jembatan yang sedang dikerjakan tidak sampai ke rumah warga.

Namun jarak bangunan milik warga hanya sekitar 1,5 meter dari bahu jalan.

"Jelas ini sangat mengganggu. Belum debunya. Kalau ditarik dari DMJ (mengacu aturan jarak bangunan ke DMJ), memang rumah warga pasti kena," ujar Repol.

Menurut Repol, warga mengklaim telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Hanya saja belum diserahkan kepada Komisi I.

Baca: Pertemuan Plt Gubri dan Syamsuar Bersama Kepala OPD Digelar Tertutup

Baca: Longsor Pasaman Jalan Lintas Sumatera di Bonjol Tertimbun Tanah, Jalan Putus Selama 6 Jam

Jika legalitas alas hak benar adanya, maka warga memiliki dasar yang kuat menuntut ganti rugi.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved