Inilah Kisah Prajurit TNI di Papua: Tak Tidur Semalaman, Lewati Jurang dan Tebing

kontak tembak antara pasukan TNI dan Kelompok Kriminal Separatisme Bersenjata (KKSB) menyebabkan 2 orang anggota KKSB tewas

Inilah Kisah Prajurit TNI di Papua: Tak Tidur Semalaman, Lewati Jurang dan Tebing
Tribunnews
Pasukan TNI di Papua dalam operasi pembebasan sandera beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kontak tembak kembali terjadi di Puja, Papua.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, Selasa (2/10) di Jayapura.

Dikutip dari tniad.mil.id, Kamis (4/10) Aidi menjelaskan dalam kontak tembak antara pasukan TNI dan Kelompok Kriminal Separatisme Bersenjata (KKSB) menyebabkan 2 orang anggota KKSB tewas.

Sebelumnya markas KKSB di Kampung Gubuleme, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, berhasil direbut oleh pasukan TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penegakkan Hukum TNI-Polri pimpinan Lettu Inf Angga.

Pasukan TNI memutuskan untuk bertahan di sana sementara waktu.

Baca: HASIL Semen Padang Vs Perserang Pekan 20 Liga 2, Berikut Klasemen Sementara Liga 2 2018

Baca: Pasha Ungu Disebut Tidak Bertanggungjawab Pasca Gempa Palu, Adelia Luapkan Kesedihannya!

Baca: Viral, Maia Estianty Unggah Kutipan Aku Siap Menerimamu Saat Terjatuh Kode Buat Ahmad Dhani?

Tahu jika markasnya direbut, kelompok separatis pimpinan Goliat Tabuni pada malam harinya menembaki kedudukan pasukan TNI.

Tembakan datang secara sistematis sebanyak 2-3 kali dalam beberapa jam.

Para prajurit TNI kemudian berinisatif bergerak ke arah datangnya tembakan.

"Prajurit kami mendapat gangguan tembakan bukan kabur atau lari menghindar, tetapi justru semakin semangat mencari dan mendekati sumber suara tembakan tersebut," ujar Aidi.

Baca: VIDEO: Amankan Bentrok di Papua, Mata Polisi Ini Terkena Anak Panah, Ini Tayangannya!

Baca: VIDEO: Sebar HOAX Gempa Besar di Jawa Pakai FB, Warga Pekanbaru Ditangkap Polisi

Baca: HASIL Semen Padang Vs Perserang, Skor Imbang, Perebutan 4 Tiket 8 Besar Liga 2 2018 Makin Ketat

Pasukan TNI berusaha mengejar kelompok KKSB, walaupun siang hari sebelumnya sudah baku tembak dengan musuh.

"Meskipun sebenarnya tenaga mereka telah terkuras, karena siang hari mereka kontak tembak dengan musuh," ujar Aidi.

Pengejaran melalui medan yang sulit, pasukan TNI harus melewati tebing curam dan jurang.

Mereka juga sampai tak tidur semalaman.

Baca: Info Formasi CPNS 2018 - Padahal Gajinya di Atas 10 Juta, Tapi Instansi Ini Sepi Peminat

Baca: Dilaporkan karena Ikut Menyebarkan Hoak Penganiayaan Ratna Sarumpaet, Begini Tanggapan Fadli Zon

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved