Menolak Dicabuli Ayah Tiri, Siswi SMA Ini Dianiaya, Dijambak hingga Kepala Dibenturkan ke Dinding

Perbuatan itu diakui DS telah berlangsung selama kurun waktu lima tahun, setelah terlapor menjadi suami ibu korban.

Menolak Dicabuli Ayah Tiri, Siswi SMA Ini Dianiaya, Dijambak hingga Kepala Dibenturkan ke Dinding
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tak tahan lagi atas perilaku cabul ayah tirinya, DS (16) siswa Sekolah Menengah Atas ( SMA) melaporkan EH (28) ke Polresta Palembang, Rabu (3/10/2018).

Sang ayah tiri kerap mencoba mencabuli gadis itu ketika sang istri yang  sedang bekerja di Pulau Bangka.

Perbuatan itu diakui DS telah berlangsung selama kurun waktu lima tahun, setelah terlapor menjadi suami ibu korban.

Selama tinggal berdua di kawasan Kecamatan Ilir Barat 1, EH selalu mengajak DS untuk berhubungan badan.

Namun, permintaan itu selalu ditolak oleh korban hingga ia pun dianiaya oleh pelaku.

“Saya dijambak dan kepala dibenturkan ke dinding karena menolak permintaannya. Ini sudah sering dilakukan, saya sudah tidak tahan lagi,” kata DS.

Terakhir, DS malah diusir dari rumah mereka hingga membuat gadis ABG itu langsung kabur ke tempat saudaranya di kawasan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan.

Baca: 5 Murid SD Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis di Lampung, Pelaku Masih SMP

Baca: Pengakuan Bocah 11 Tahun Korban Pencabulan, Diseret di Kamar hingga Dibanting di Taman

Baca: Diperiksa Polisi Tersangka Pencabulan Anak SD di Pekanbaru Keringat Dingin dan Mau Pingsan

Di sana, DS bercerita jika selalu digerayangi pelaku.

Bahkan EH sering tidur di kamarnya sembari menunggui korban.

“Saya diancam akan dimutilasi kalau cerita. Jadi selama ini saya takut melapor, setelah keluarga tahu baru disuruh untuk melapor. Saya sering digerayanginya ketika sedang tidur,” ujar korban.

Kasubag Humas AKP Andi Haryadi menerangkan, saat ini laporan korban telah diterima untuk dilakukan tindak lanjut.

Mereka pun akan mengambi bukti visum untuk menangkap pelaku.

“Pelaku adalah ayah tiri korban, sekarang sedang kami periksa dan kami mintai keterangan korban,” kata Andi.

Editor: Sesri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved