Kampar

Warga Minta Ganti Rugi, Kades Fasilitasi Runding Pencemaran Sungai Tapung oleh Limbah PKS

Kades Petapahan, Said Aidil Usman memfasilitasi perundingan antara masyarakat dengan PT Peputra Masterindo terkait pencemaran Sungai Tapung

Warga Minta Ganti Rugi, Kades Fasilitasi Runding Pencemaran Sungai Tapung oleh Limbah PKS
TribunPekanbaru/Donny Kusuma
Pengambilan sampel limbah PKS PT EMA 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Kepala Desa (Kades) Petapahan Kecamatan Tapung, Said Aidil Usman memfasilitasi perundingan antara masyarakat dengan PT Peputra Masterindo terkait pencemaran Sungai Tapung oleh limbah PKS pada Rabu (3/10/2018).

Warga meminta ganti rugi, dan perundingan berujung buntu.

Aidil mengatakan, pertemuan kedua belah pihak digelar di Aula Kantor Desa.

Baca: Guru PAI se-Rohul Ikuti Ujian Pemetaan Kompetensi Online di 17 Lokasi

Baca: Hasil Pertandingan AFC U-16 2018 Jepang Vs Australia 3-1, Ini Cuplikan Gol Cantik Jepang

Anggota DPRD Kampar, Said Ahmad Kosasi dari Partai Demokrat juga hadir.

Menurut dia, masyarakat menyampaikan pencemaran Sungai Tapung telah menimbulkan kerugian.

Aidil mengatakan, kerugian paling besar dirasakan nelayan yang tidak lagi dapat mencari ikan.

"Masyarakat menuntut ganti rugi. Namanya nelayan, pasti dirugikan. Iya kan?," ungkapnya, Kamis (4/10/2018).

Meski begitu, Aidil mengaku tidak bisa bertindak terlalu jauh.

Dirinya hanya berwenang memperantarai tuntutan masyarakat.

Baca: Kronologis Warga Keturunan India Sukhdev Singh Garap HPT Tesso Nilo 145 Hektar Jadi Kebun Sawit

Baca: Berikut Hasil dan Klasemen Liga 2 2018 Pekan 20, Semen Padang dan PSS Sleman Lolos 8 Besar?

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved