Indragiri Hulu

DLHK Riau Tangkap Perambah Kawasan Hutan, Pemilik PT Ronatama Masih Berkeliaran

DLHK Riau menangkap Martua Sinaga, tersangka kasus perambahan kawasan hutan di Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu (Inhu)

DLHK Riau Tangkap Perambah Kawasan Hutan, Pemilik PT Ronatama Masih Berkeliaran
Istimewa
Martua Sinaga, tersangka perambahan kawasan hutan diserahkan oleh Dinas LHK Provinsi ke Kejari Inhu. 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com, Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau menangkap Martua Sinaga, tersangka kasus perambahan kawasan hutan di Desa Siambul, Kecamatan Batang Gansal, Indragiri Hulu (Inhu).

Menurut keterangan Kepala Seksi (Kasi) Penegakan Hukum (Gakum) DLHK Provinsi Riau, Agus Suryoko kepada Tribuninhu.com pada Jumat (5/10/2018) menyebutkan, Martua Sinaga hanyalah asisten kebun dari PT Ronatama, sedangkan pemilik perusahaan masih berkeliaran.

"Katanya dia asisten di situ yang bertanggungjawab di situ," kata Agus, Jumat (5/10/2018).

Baca: Uang Muka Rp 1 Juta Sampai Akad Kredit, Ini Beberapa Perumahan Bersubsidi di Pekanbaru

Baca: Dinas LHK Provinsi Riau Akui Perusahaan Tempat Martua Sinaga Bekerja Masih Beroperasi

Saat ditanyakan keberadaan pemilik perusahaan tersebut, Agus menjelaskan saat ini sedang menjalani perawatan.

"Saat ini katanya masih berobat ke luar negeri katanya, sakit-sakitan," kata Agus.

Saat ditanya lebih lanjut apakah juga turut ditangkap, Agus berkata hal ini bergantung kepada penetapan pengadilan.

"Tergantung pengembangan status di sidang nanti, misalnya di sidang nanti ada cukup bukti untuk ditetapkan tersangka mungkin ada petunjuk untuk itu (penangkapan red)," katanya.

Dirinya juga tidak ingin menerka-nerka putusan pengadilan nantinya.

Baca: Mobnas Bupati Pelalawan Seharga Rp 2 Miliar Rusak di Jakarta, Biaya Perbaikan Rp 200 Juta

Baca: Kisah Heroik Bapak dan Anak di Pekanbaru yang Gagalkan Aksi Jambret, Pelaku Dibuat Terkapar

Kasus perambahan kawasan hutan oleh PT Ronatama ini awalnya ditangani oleh Dinas LHK Provinsi Riau dengan melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu pada tahun 2017 lalu.

Namun Martua Sinaga sempat dinyatakan bebas demi hukum oleh karena Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) DLHK Provinsi Riau masih melakukan proses pelengkapan berkas untuk dilimpahkan.

Selama bebas demi hukum, Dinas LHK Provinsi Riau juga sudah berulang kali melakukan pemanggilan terhadap Martua Sinaga, namun tak kunjung diindahkan, sehingga setelah penerbitan status DPO, Martua Sinaga diamankan tim gabungan di Jakarta.

Kemudian Martua Sinaga diserahkan ke Kejari Inhu untuk tahap dua.

Saat ini Martua Sinaga dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Rengat. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved