Pekanbaru

KPAI Pusat Dalami Kasus Siswa Sayat Tangan di SMP Negeri 18 Pekanbaru

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendalami kasus siswa sayat tangan di SMP Negeri 18 Pekanbaru

KPAI Pusat Dalami Kasus Siswa Sayat Tangan di SMP Negeri 18 Pekanbaru
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
KPAI Pusat Dalami Kasus Siswa Sayat Tangan di SMP Negeri 18 Pekanbaru 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendalami kasus siswa sayat tangan di SMP Negeri 18 Pekanbaru.

Untuk itu, Komisioner KPAI Pusat, Dr Sitti Hikmawatty menyambangi SMP Negeri 18 Pekanbaru pada Jumat (5/10/2018).

Kedatangan Sitti ini terkait hebohnya pemberitaan soal puluhan anak murid SMP tersebut yang melakukan aksi menyayat tangan.

Baca: Markos Siapkan Empat Atletnya Ikuti Seleknas Sea Games 2019

Baca: Empat Orang Qori Dan Qoriah Asal Inhil Wakili Riau di MTQ Tingkat Nasional di Medan

"Intinya kita melakukan pendalaman kasus, kami ingin memastikan informasi yang kami dapatkan dari pemberitaan dan media sosial, untuk itu kami turun langsung ke lapangan," kata dia kepada Tribun.

Lanjut Sitti, dalam kesempatan itu, pihaknya mencoba untuk melakukan pendalaman terhadap beberapa oran anak yang terkait dengan insiden yang menghebohkan itu.

Hasilnya kata Sitti, dari 55 orang itu, mereka diketahui melakukan aksi menyayat tangan lantaran ada masalah pribadi.

Ada juga yang coba-coba karena melihat temannya, sudah lebih dulu melakukan aksi menyayat tangan itu.

Baca: Muskerprov 2018 PBSI Riau, Rencananya Akan Dibuka oleh Plt Gubri

Baca: MotoGP Thailand: Video Detik-detik Jorge Lorenzo Alami Kecelakaan di Sirkuit Internasional Chang

"Mayoritas lebih karena tidak matangnya pengelolaan emosi dalam masa proses tumbuh kembang. Akhirnya penyaluran emosi, dilakukan dengan cara demikian. Ada pengaruh dari tayangan video yang memperlihatkan adegan (menyayat tangan) itu juga," ulasnya.

Sitti membeberkan, untuk anak yang memang mengalami masalah pribadi hingga akhirnya melakukan aksi menyayat tangan itu, pihaknya melakukan pendalaman dan pemeriksaan secara psikologi.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved