Rupiah Hari Ini

Rupiah Melemah Lagi ke Rp 15.232 per dollar AS. Diprediksi Terus Bergerak ke Rp 15.250 per dollar AS

Rupiah Melemah Lagi ke Rp 15.232 per dollar AS. Diprediksi Terus Bergerak ke Rp 15.250 per dollar AS

Rupiah Melemah Lagi ke Rp 15.232 per dollar AS. Diprediksi Terus Bergerak ke Rp 15.250 per dollar AS
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Teller menghitung uang dolar AS di banking hall salah satu bank BNI di Jakarta Pusat beberapa waktu lalu 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kurs rupiah spot melemah 0,33 % ke level Rp 15.232 per dollar Amerika Serikat (AS), siang ini, Senin (8/10/2018).

Dikutip Tribunpekanbaru.com dari Bloomberg di pasar spot, rupiah yang awal perdagangan dibuka di level Rp 15.193, hingga pukul 13.30 melesat ke level Rp 15.232 per dollar Amerika Serikat (AS), terlemah sejak 1998.

Ini adalah rekor terendah baru rupiah tahun ini yang terus melemah.

Dikutip dari Kontan.co.id, Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menunjukkan posisi rupiah di Rp 15.193 per dollar AS, melemah 0,07% dari penutupan akhir pekan lalu.

Baca: Rupiah Pagi Ini Anjlok di Level Rp 15.192 per dollar AS. Bisa Picu Pannic Selling di Bursa

Baca: Jony Boyok, Penghina Ustaz Abdul Somad di Sosmed Ditetapkan Sebagai Tersangka

Baca: Jamaah dan Netizen Penasaran, Siapakah Sosok yang Selalu Mendampingi Ustaz Abdul Somad Ini?

Di pasar spot, rupiah berada di atas level Rp 15.000 sejak Selasa pekan lalu.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, data non-farm payroll AS di bulan September berada di level 134.000 atau lebih rendah dari ekspektasi analis sebesar 185.000.

Walau hasilnya negatif, hal tersebut masih bisa dikompensasi oleh impresifnya data tingkat pengangguran AS di bulan September yang turun menjadi 3,7%, level terendah dalam 49 tahun terakhir.

Hasil ini membuat posisi dollar AS tetap solid terhadap beberapa mata uang utama dunia.

Tambahan lagi, yield US Treasury tenor 10 tahun masih mengalami tren kenaikan sehingga memperbesar ekspektasi kenaikan suku bunga acuan AS di bulan Desember nanti.

Rupiah juga kian tertekan mengingat tren kenaikan harga minyak dunia masih berlanjut.

Halaman
12
Editor: harismanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved