Dumai

Kelompok Mahasiswa Komitmen Lawan Gerakan LGBT di Dumai

Kalangan mahasiswa di Kota Dumai menyayangkan maraknya aktivitas LGBT di kota pelabuhan.

www.suara-islam.com
Ilustrasi 

"Jangan sampai kita membiarkan keberadaan mereka. Jangan sampai jadi tontonan, jangan sampai memberi dampak buruk bagi kawula muda di Dumai," ulas Dame.

Baca: Hadiri Deklarasi Relawan Jokowi Digelar Projo, Kepala Daerah di Riau Duduk Paling Depan

Sebelumnya diberitakan, Komunitas Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) di Kota Dumai perlahan membuka diri ke depan publik. Mereka yang tidak sungkan muncul ke publik adalah komunitas gay di Kota Dumai. Satu caranya dengan membuat grup di jejaring sosial.

Grup ini terlihat di jejaring sosial Facebook. Pantauan Tribun di laman Facebook atau FB, ada delapan grup yang terkait dengan komunitas gay di kota pelabuhan itu. Jumlah anggota grup ini cukup beragam.

Ada yang punya hingga 94 anggota dalam satu grup. Ada juga yang punya anggota hingga 48 pengguna akun Facebook. Mirisnya grup yang ada tidak cuma bagi kalangan dewasa.

Mereka juga membuat grup bagi kalangan remaja dan pelajar. Pembuat akun ini juga membuat akun bagi gay SMP/SMA di Kota Dumai. Keberadaan komunitas homoseksual di Kota Dumai jadi perhatian saat ini.

Baca: Kenali Ciri-ciri Difteri, Bisa Menular Lewat Percikan Ludah Saat Penderita Bersin

Homoseksual menempati faktor resiko ketiga dalam faktor resiko penularan HIV/AIDS di Kota Dumai. Seks heteroseksual yang tidak aman masih menjadi faktor utama. Sedangkan faktor yang kedua adalah penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak.

Kelompok remaja homoseksual ini menjadi perhatian karena di antaranya masih sekolah. Kondisi ini menjadi satu potensi penularan di kalangan anak muda Kota Dumai. (*)

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved