Kampar

Baliho dan Spanduk Pribadi Caleg Dilarang, KPU Kampar : Metode Kampanye Itu Banyak

Baliho dan Spanduk Pribadi Caleg Dilarang, KPU Kampar : Metode kampanye itu banyak

Grafis Tribun Pekanbaru/Didik Ahmadi
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - KPU Kampar tidak memperbolehkan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho dan spanduk pribadi calon legislatif.

APK bergambar caleg tertentu harus ditertibkan.

Komisioner KPU Kampar Divisi SDM dan Humas, Hasbi mengungkapkan, penertiban APK dengan gambar tunggal Caleg menjadi kewenangan Bawaslu.

Ia mengatakan, KPU hanya memfasilitasi APK partai.

"KPU menjalankan aturan yang telah dibuat. Sedangkan kalau ada pelanggaran, Bawaslu yang akan menindak," ungkap Hasbi, Kamis (11/10/2018).

Baca: Titik Pemasangan APK Sudah Ditentukan, Parpol Belum Serahkan Desain

Baca: Pencetakan Alat Peraga Kampanye di Kampar Molor karena 4 Partai Telat Serahkan Materi

Hasbi menjelaskan, baliho dan spanduk bergambar Caleg dapat dibuat pada APK tambahan di luar yang difasilitasi KPU.

Partai dapat membuat APK tambahan tidak lewat dari 5 buah baliho per desa dan 10 buah spanduk per desa.

"Di baliho dan spanduk, bisa gambar caleg dan nomor urut. Tapi gambar caleg harus yang bersama. Seperti caleg partai di satu Dapil," jelas Hasbi.

Ini berlaku bagi Caleg untuk DPRD Kampar, DPRD Riau dan DPR RI.

Halaman
12
Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved