Kepulauan Meranti

Dermaga Tak Bisa Lagi Disandari Kapal Fery Warga Desa Kudap Harus Transit di Tengah Laut

Dermaga Tak Bisa Lagi Disandari Kapal Fery Warga Desa Kudap Harus Transit di Tengah Laut

Dermaga Tak Bisa Lagi Disandari Kapal Fery Warga Desa Kudap Harus Transit di Tengah Laut
Tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Dermaga Tak Bisa Lagi Disandari Kapal Fery Warga Desa Kudap Harus Transit di Tengah Laut 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Guruh Budi Wibowo

TRIBUNMERANTI.COM,SELATPANJANG - Warga Desa Kudap, Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti terpaksa transit di tengah laut menggunakan kapal pompong jika ingin bepergian ke Batam, Kepri.

Penyebabnya kapal fery tak bisa bersandar di pelabuhan desa mereka.

"Pelabuhan kami sudah rusak, sebab itu tak bisa lagi disandari oleh kapal fery tujuan ke Kepri," ujar Kepala Desa Kudap, Sutrisno, Kamis (11/10/2018).

Sutrisno mengungkapkan, terakhir pelabuhan mereka disandari kapal fery pada 2017 lalu.

Sejak itu, tak ada lagi kapal fery yang bersandar di pelabuhan mereka.

Baca: Ustaz Abdul Somad Unggah Gambar Karya Anak SD di Facebook. Ternyata Maknanya Sangat Dalam

Baca: Karena Kanker Paru, Indro Harus Kehilangan 2 Orang yang Disayangi

"Memang sudah rusak parah. Lantai pelabuhan yang terbuat dari papan sudah lapuk-lapuk, tiang coran sudah keropos dan patah. Sebab itu fery tak bisa bersandar lagi," ujar Sutrisno.

Sebenarnya kata Sutrisno, pihaknya telah mengajukan perbaikan pelabuhan tersebut ke pemerintah daerah.

Namun, hingga saat ini belum tanggapan dari pemeritah daerah.

"Memang pernah diperbaiki Pemkab, namun pada tahun 2013 lalu. Itu pun hanya lantai dermaga saja," ujar Sutrisno.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved