Berita Riau

Dugaan Pencemaran Nama Baik UIR, Penyelidik dan Ahli Beda Persepsi

Penyidikan dugaan pencemaran nama baik institusi Universitas Islam Riau (UIR) terus dilakukan, namun penyidik dan saksi ahli beda persepsi

Dugaan Pencemaran Nama Baik UIR, Penyelidik dan Ahli Beda Persepsi
Facebook
Rektor UIR Telusuri Akun Facebook Eka Octavyani yang diduga Lakukan Penghinaan Terhadap UIR 

Diduga komentar itu dituliskan akun Facebook EO, terkait aksi demo ribuan mahasiswa UIR pada Senin (10/9/2018).

Saat itu, ribuan mahasiswa melakukan longmarch dan menduduki gedung DPRD Riau.

Dalam aksi demonya, mereka menyerahkan surat petisi yang diterima Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Noviwaldy Jusman, berisi 3 tuntutan terhadap pemerintah.

Yaitu pertama, meminta pemerintah pusat untuk menstabilkan perekonomian negara yang berimbas terhadap masyarakat menengah kebawah dan masyarakat Indonesia pada umumnya, kedua, pemerintah agar tidak membatasi hak demokrasi dan konstitusi bagi setiap warga negara Indonesia melalui kekuatan yang dimilikinya serta terakhir, untuk menuntaskan kasus PLTU Riau I yang menyebabkan kerugian negara dan telah menyengsarakan rakyat Indonesia.

Atas komentar akun Facebook EO yang diduga telah menyebarkan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap UIR, pada Kamis (13/9/2018), Zamroni, mahasiswa UIR melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau.

Laporan Pengaduan tentang Adanya Dugaan Tindak Pidana ITE itu diterima Aiptu Hendri Joni SH. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved