Dumai

Dumai Rawan Jalan Masuk Penyelundupan, Ini Penyebabnya

Kota Dumai rawan menjadi jalan keluar dan masuk penyelundupan barang ilegal, karena memiliki garis pantai yang panjang

Dumai Rawan Jalan Masuk Penyelundupan, Ini Penyebabnya
Tribun Pekanbaru/Fernando
Sejumlah awak kapal pengangkut ball pakaian bekas ilegal memindahkan ball pakaian belas di Dermaga TNI AL Bangsal Aceh, Kota Dumai, Jum'at (25/5/2018). Tim Patroli Lanal Dumai gagal penyelundupan ratusan ball pakaian bekas. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

Sembari berupaya mencegah masuknya barang impor secara ilegal.

Baca: Kejuaraan Silat Bupati Meranti Cup II Dipadati Penonton

Baca: Panen Raya di Desa Redang, Yopi Minta Cetak Sawah Diperhatikan

Danlanal Dumai, Kolonel Laut (e) Yose Aldino mengakui masih ada aktivitas ilegal di Perairan Riau.

Kondisi ini karena garis pantai yang panjang dan terbuka.

Butuh kerjasama semua pihak untuk mencegah maraknya aksi penyelundupan.

"Ada banyak faktor yang menyebabkan aksi penyelundupan masih marak. Satu penyebabnya banyak jalur tidak resmi di sepanjang Perairan Riau," terang Yose.

Ia membeberkan sejumlah daerah Perairan Riau yang rawan penyelundupan, di antaranya Perairan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir dan Perairan Kota Dumai.

Titik rawan di perairan Dumai ini di antaranya di Pelintung, di Senepis dan di Selingsing.

"Jalur-jalur ini memang sepi aktivitas masyarakat, maka dimanfaatkan pelaku penyelundupan," paparnya. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved