Kepulauan Meranti

Jaksa Selidiki Dugaan Tipikor Eksploitasi dan Royalti Tambang Pasir Laut di Rupat

Jaksa dari Kejati Riau sedang melakukan pengusutan dugaan Tipikor kegiatan eksploitasi pasir laut secara dredging di perairan Rupat Utara

Jaksa Selidiki Dugaan Tipikor Eksploitasi dan Royalti Tambang Pasir Laut di Rupat
Tribun Pekanbaru/Knowledge Centre - IADC Dredging
Types dredging projects. Knowledge Centre - IADC Dredging 

"Ini masih pengumpulan data dan keterangan, jadi belum bisa dijelaskan secara rinci kasusnya," lanjutnya.

Baca: 257 Kepala Keluarga Terkurung Banjir, Jembatan Pisang Kolek Tidak Bisa Dilalui

Baca: Baliho Caleg Bertebaran, Bawaslu Kampar Tak Berwenang Menindak

Untuk diketahui, sebelumnya, pada hari Selasa (9/10),‎ Penyidik juga telah melakukan klarifikasi terhadap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Riau, Evarevita.

Tidak hanya Eva, pada hari yang sama, penyelidik juga memanggil mantan Kepala Bidang (Kabid) Pengembang Perdagangan di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Burhanuddin.

Ia kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Riau.

Semebtara itu, ‎pengusutan dugaan korupsi ini, berdasarkan surat perintah penyelidikan Kepala Kejati Riau, Uung Abdul Syakur SH MH, dengan nomor: PRINT-14/N.4/Fd.1/09/2018 tanggal 25 September 2018.‎

Dugaan korupsi korupsi kegiatan eksploitasi pasir laut secara dredging diduga ilegal itu, dilakukan oleh perusahaan swasta. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved