Berita Riau

Orangtua Harap Hati-hati, Pekanbaru Berstatus KLB Difteri, Ini Ciri-ciri Anak Terkena Difteri

Orangtua di Pekanbaru harap hati-hati, difteri di Kota Pekanbaru saat ini berstatus KLB, dan ini cici anak-anak yang terkena difteri

Orangtua Harap Hati-hati, Pekanbaru Berstatus KLB Difteri, Ini Ciri-ciri Anak Terkena Difteri
Tribun Pekanbaru/Tribunnews/Bangka Pos/Grafis : didit
Difteri 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Orangtua di Pekanbaru harap hati-hati, difteri di Kota Pekanbaru saat ini berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), dan ini cici anak-anak yang terkena difteri.

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium ini sudah menelan korban jiwa yakni, seorang anak berusia 5 tahun yang berada di Kecamatan Tampan meninggal dunia akibat difteri setelah sebelumnya sempat dirawat di RSUD Arifin Ahmad.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatat ada lima kasus difteri yang ditemukan sepanjang tahun 2018 di Pekanbaru.

Baca: Cewek Cantik Asal Pekanbaru Ini Melaju ke Miss Global Indonesia 2018, Ini Foto-foto Cantiknya

Baca: Sudah 322 Peserta Ikuti Kejurprov Angkasa Open 2018

Ganasnya penyakit gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan ini membuat Diskes Kota Pekanbaru menetapkan Kota Pekanbaru berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri.

Pascd ditetapkanya Kota Pekanbaru KLB Difteri, Diskes Kota Pekanbaru langsung melakukan upaya pencegahan.

Sebanyak 39.648 anak yang tinggal di kecamatan Tampan, akan dilakukan pemberian vaksin ulang dengan dibagi dalam tiga kelompok umur.

Vaksin ulang tersebut dilakukan karena dikecamatan ini ditemukan ada empat kasus difteri dimana salah satu anak diantaranya meninggal dunia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy, Jumat (12/10/2018) mengatakan, saat ini pihak dinas kesehatan juga tengah melakukan sosialisasi ditingkat kecamatan sebelum pelaksanaan vaksin ulang tersebut.

"Dari data yang kami miliki, untuk anak usia 1-3 tahun di Kecamatan Tampan tercatat sebanyak 11.456 jiwa dan akan diberikan vaksin ulang yakni Difteri, Pertusis dan Tetanus (DPT), HB dan HiB atau kerap juga disebut vaksin Pentavalen," katanya.

Baca: Warganya Antusias Ikut Tabligh Akbar, Bupati Merangin Bakal Undang Ustaz Abdul Somad Desember Nanti

Baca: Ngeri, SPG Ini Melahirkan dengan Sendiri Lalu Buang Bayinya dari Lantai 3, Alasannya Bikin Geram!

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved