Indragiri Hulu

Seleksi Pejabat Tinggi Pratama Inhu, Satu Orang Dinyatakan Tidak Lulus

Seleksi pejabat tinggi pratama di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu), satu orang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi

Seleksi Pejabat Tinggi Pratama Inhu, Satu Orang Dinyatakan Tidak Lulus
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Sosmed Tribun Pekanbaru 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Seleksi pejabat tinggi pratama di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu), satu orang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.

Panitia seleksi (Pansel) pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) sudah mengeluarkan hasil seleksi administrasi pada Jumat (12/10/2018).

Total ada 22 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi dari 23 orang yang mendaftarkan diri ke sekretariat Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKP2D) Inhu.

Baca: UPDATE! Pendaftaran CPNS 2018 3 Hari Lagi, Ini Jumlah Pelamar Sementara

Baca: KPAI Ingatkan Ancaman Besar Gay pada Anak Remaja Melalui Medsos

Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Hendrizal menerangkan bahwa satu orang yang tidak dinyatakan lulus atas nama Kadarusman karena melebihi batas usia.

"Ya, satu orang tidak lulus karena umur, ketentuan yang bisa lulus administrasi adalah ASN yang usianya 56 tahun pada saat pelantikan, sementara yang bersangkutan umurnya 56 tahun pada akhir bulan Oktober 2018 dan pelantikan diperkirakan paling cepat bulan Desember 2018 maka yang bersangkutan tidak lulus administrasi," katanya.

Baca: Spesifikasi Samsung A7: Punya 3 Kamera yang Berbeda Fungsi, Yuk Intip Penjelasan Lengkapnya!

Baca: HP Printer Deskjet Ink Advantage Dibanderol dengan Harga Lebih Murah

Sementara itu, 22 nama yang dinyatakan lulus seleksi administrasi adalah Al Ichsan, Amirzan, Boyke David Elman Sitinjak, Elis Julinarti, Endang Mulyawan, Erlina Wahyuningsih, Zulafril, Herman Endri, Hikmat Praja, Isnidar, Ibrahim Alimin, Nazif Hasbi, Nurdjanah, Nursisman, Paino, Sawangin Gurning, Sri Mulyani, Subrantas, Syahrudin, Syaiful Bahri, Tri Joni, dan Tri Yatno.

Sementara itu Hendrizal menjelaskan satu orang pejabat bisa mengikuti seleksi di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved