Senin, 11 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Advertorial

Optimalkan Koperasi Sehat dan Mandiri, Ini Dia yang Dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bengkalis terus meningkatkan kualitas koperasi sehat dan mandiri.

Tayang:
Penulis: Muhammad Natsir | Editor: harismanto
Sosialisasi usaha koperasi di kecamatan Bantan digelar Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis 

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bengkalis terus meningkatkan kualitas koperasi sehat dan mandiri. Satu diantaranya, dengan meningkatkan jumlah koperasi aktif.

Koperasi aktif ini ditandai dengan selalu melakukan rapat anggota Tahunan (RAT). Hingga tahun 2018 ada 298 koperasi berjalan aktif dari 500 koperasi di Bengkalis, yang didominasi koperasi simpan pinjam dan koperasi produsen nelayan untuk wilayah pesisir.

“Kita terus melakukan pembinaan setiap tahunnya agar koperasi ini tetap berjalan dan sehat, dengan upaya selalu mengingatkan untuk RAT tepat waktu. Selain itu, koperasi yang ada juga dilakukan pengawasan untuk tetap taat dengan peraturan perkoperasian,” jelas Suiswantoro, Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis.

Selain itu pembinaan lain dilakukan agar koperasi yang ada ini tetap mandiri pihak Dinas Koperasi Bengkalis juga melakukan sharing kegiatan dengan Kementerian Koperasi yakni Deputi Pembiayaan karena banyak sumber biaya yang bisa digali di sana.

“Kita bahkan tahun lalu sempat mendatangkan narasumber bidang pembiayaan dari kemeterian koperasi untuk menyampaikan program pembiayaan. Sehingga peluang yang ada di kementerian ini bisa dimanfaatkan Koperasi Bengkalis,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, dinas mengundang sejumlah koperasi yang bisa memanfaatkan pembiayaan tersebut. Koperasi yang ikut serta melalui seleksi administrasi yang telah ditetapkan.

Dari hasil seleksi tersebut ada 12 koperasi yang diundang sesuai dengan kriteria yang diminta narasumber. Selain mendapat materi khusus dari narasumber peserta tersebut juga diminta menyampaikan proposal batuan untuk mendapatkan batuan dana usaha koperasi dari Kementrian.

Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis melakukan rapat teknis pembubaran koperasi non aktif.
Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis melakukan rapat teknis pembubaran koperasi non aktif. ()

“Inilah satu diantara upaya optimalisasi koperasi yang ada menjadi mandiri, dengan memberikan pelatihan khusus menajenen dan pembiayaan besinergi dengan Kementrian Koperasi,” kata Suis.

Pertumbuhan koperasi terbanyak di daerah Bengkalis daratan yakni berada di kecamatan mandau dan Kecamataan Pinggir. Ini dikarenakan geliat perekonomian masyarakat sangat berpotensi dalam pertumbuhan ekonomi masyarakatanya di sana.

“Kalau daerah di sana pertumbuhan koperasi yang cukup banyak merupakan koperasi simpan pinjam, sementara koperasi produsen belum terlalu banyak,” jelas Suis.

Sementara itu untuk di kecamatan lain pertumbuhan koperasi yang cukup optimal juga terjadi di kecamatan Bantan. Dengan pertumbuhan Koperasi simpan pinjam dan koperasi produsen di bidang perikanan.

“Untuk koperasi di bidang perikanan daerah Bantan ini, banyak menerima bantuan dari kementrian untuk pengembangan unit usaha mereka,” pungkasnya.

Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis terus melakukan evaluasi dan penilaian terhadap koperasi yang ada. Penilain yang dilakukan untuk memastikan koperasi yang ada berjalan sehat dan mandiri dalam kegiatan unit usahanya yang ada.

Penilaian ini tidak hanya sampai di tingkat kabupaten saja, tetapi dilanjukan ke tingkat provinsi dan dilapokan ke Kementerian Koperasi. “Utamanya yang kita nilai diantaranya kesehatan modal, serta ketaatan mereka terhadap ketentuan kentuan dari Kementerian dalam menjalankan koperasi ini,” jelas Suiswantoro.

Evaluasi dan penilaian Koperasi sehat dan Mandiri dilakukan langsung oleh Dinas Koperasi Bengkalis melalui UPT Dinas Koperasi di tingkat Kecamatan. Dimana setiap UPT Dinas Koperasi di kecamatan memiliki Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) perkecamatan. PPKL inilah secara memberikan laporan terhadap kondisi koperasi yang aktif dan secara rutin melakukan RAT.

“Koperasi yang rutin melakukan RAT setiap tahunnya dipastikan koperasi sehat, karena dengan melaksanakan RAT tiap tahun berarti unit usaha mereka berjalan,” tambah Suis.

Berdasarkan database Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis pada tahun 2015 untuk kabupaten Bengkalis ada sekitar delapan ratusan koperasi aktif maupun tidak. Dinas Koperasi terus melaporkan perkembangan koperasi yang ada di wilayah Bengkalis.

Dari database yang dilaporkan ini pihak dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis terus melakukan evaluasi dan penilaian. Hasilnya ada sebanyak 121 koperasi yang tidak aktif. Koperasi yang tidak aktif ini langsung dilaporkan oleh PPKL kecamatan.

“Koperasi yang tidak aktif ini merupakan koperasi yang tidak aktif berat, dimana PPKL kita di lapangan tidak menemukan lagi siapa pendiri, Pengurus dan keberadaan alamat koperasi tersebut. Sehingga kita mengajukan pembubaran koperasi yang tidak aktif berat ini,” kata Suis.

Dari 121 koperasi yang kita ajukan untuk dibubarkan baru sebanyak 88 koperasi yang disetujui Kementerian Koperasi dibubarkan tahun 2017. Sebanyak 88 koperasi ini sudah mendapatkan keputusan hukum tetap dibubarkan.

Unit Usaha Tambak Udang Koperasi Generasi Mandiri yang didampingi Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis
Unit Usaha Tambak Udang Koperasi Generasi Mandiri yang didampingi Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis ()

Sementara sisanya tidak diterbitkan keputusanya karena memng sudah tidak ada badan hukumnya sehingga kementerian tidak bisa mebubarkan karena tidak ada kejelasan badan hukum koperasi tersebut.

Upaya optimalisasi terhadap keberadaan koperasi sehat di Bengkalis ini terus dilakukan oleh pihak Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis. Dimana pendataan terakhir pada tahun 2017 ada sekitar lima ratusan koperasi di Bengkalis yang masih terdata baik aktif maupun tidak. Dari jumlah tersebut sebanyak 326 koperasi ditemukan dengan kondisi tidak aktif.

“Kondisi sama dengan kondisi koperasi yang sudah diajukan kemarin dibubakan kemarin. Dimana tidak ada lagi kepengurusannya serta sudah tiga tahun terakhir tidak melaksanakan RAT. Sehingga kita kembai ajukan untuk dibubarkan,” tambahnya.

Namun sampai saat in belum mendapatkan kepastian dari pihak Kementerian terkait usulan pembubaran ini. “Sampai saat ini kemeterian belum ada jawaban usulan kita terkait pembubaran tersebut,” ungkap Suiswantoro.

Sementara itu, untuk koperasi yang masih aktif dan terus melakukan RAT setiap tahunnya data data yang dimiliki Dinas Koperasi Bengkalis sebanyak 298 koperasi. Keberadaan koperasi aktif ini masih dibina oleh Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis.

2 Koperasi Sudah Mandiri

Upaya pendampingan yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis terhadap koperasi aktif selama sudah menunjukkan hasil yang positif. Karena sudah ada beberapa koperasi yang berhasil mandiri dengan pendampingan yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis.

Seperti di kecamatan Bantan, setidaknya dari 63 koperasi yang terdapat di 23 desa kecamatan Bantan sudah ada beberapa koperasi sudah berhasil mandiri. Diantaranya koperasi bergerak di bidang budidaya udang vaname dan koperasi perikanan pantai.

“Dua koperasi ini sudah memiliki banyak usaha, mulai dari usaha tambak udang hingga usaha ikan tangkap,” kata Suandi PPKL Kecamatan Bantan.

Unit Usaha Tambak Udang Koperasi Generasi Mandiri yang di dampingi Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis
Unit Usaha Tambak Udang Koperasi Generasi Mandiri yang di dampingi Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis ()

Menurut dia, keberhasilan koperasi tersebut tidak lepas dari peranan pendampingan yang dilakukan Dinas Koperasi Bengkalis. Penampingan yang diberikan berupa pendampingan Manajerial, dimana meningkatkan kreatifitas pengurus koperasi.

Sampai saat ini dari pendampingan yang dilakukan hingga 2018 ini dari 63 koperasi yang ada di Kecamatan Bengkalis sudah sekitar 16 koperasi aktif dan dalam pembinaan pihak Dinas Koperasi UMKM Bengkalis. “Memang belum banyak, tapi fokus kita tidak kuantitas yang utamakan. Namun kualitas koperasi yang aktif ini menjadi mampu membantu perekonomian masyarkat desa,” tandasnya.

Miliki Dua Unit Usaha

Satu diantaranya koperasi di Kecamatan Bantan sudah mandiri dan memiliki unit usaha tergolong berhasil dengan pendampingan yang dilakukan dinas koperasi dan UMKM Bengkalis yakni koperasi Generasi Mandiri yang berada di Desa Teluk Pambang. Dimana koperasi ini sudah memiliki dua unit usaha berjalan aktif.

Ketua Pengurus Koperasi Generasi Mandiri Dedi Arianto menceritakan, awalnya koperasi yang dipimpinnya bergerak dibidang simpan pinjam. Namun pada tahun 2015 lalu dengan melakukan rapat luar biasa dilakuan rekontruksi ulang koperasi ini.

“Kita sebelumnya koperasi simpan pinjam, melalui rapat luarbiasa kita beralih bidang koperasi menjadi koperasi produksi. Setelah peralihan tersebut kita mengerakkan unit usaha pertama kali yakni usaha ikan tangkap,” terang Dedi.

Pada tahun 2016 bidang tangkap ini berhasil berjalan dengan baik dan mulai menunjukkan hasil. Upaya pengembangan usaha terus pihaknya lakukan dengan melihat peluang usaha baru.

“Pada tahun 2016 tersebut di daerah kita memang mulai tren usaha tambak udang vaname. Menangkap tren tersebut kita mulai menganalisa usaha tambak udang ini, kemudian kita observasi bagaimana pengelolaannya,” tambah Dedi.

Hasil observasi dilakukan pihak Koperasi ternyata budidaya udang Vaname ini cukup menjanjikan. Sehingga Koperasi Generasi Mandiri desa teluk Pambang ini mencoba merintis usaha udang ini.

Hasilnya cukup memuaskan, pada tahun 2018 ini koperasi generasi mandiri sudah memiliki 12 petak kolam tambak udang vaname. Namun yang baru berjalan sebanyak 5 tambak udang yang sudah dikelola.

“Alhamdullah sudah dua unit usaha kita yang berjalan, yakni usah ikan tangkap dan budidaya udang vaname. Kedepan kita masih punya rencana lain mengembangkan unit usaha lainnya di bidang perkebunan,” terang Dedi.

Menurut Dedi, keberhasilan ini tidak lepas dari peranan pemerintah Bengkalis dalam upaya pengelolaan koperasi. Seperti dinas Koperasi dan UMKM yang terus melakukan pendampingan secara baik terhadap manajerial koperasi.

“Kita sering berkoordinasi dalam pengelolaan koperasi dengan Dinas Koperasi, mereka terus mendampingi kita terutama saat pelaksanaan RAT serta melakukan audit. Intinya berupakan penampingan manajerial dilakukan pihak Dinas Koperasi melalui PPKLnya,” kata Dedi.

Lokasi Unit Usaha Tambak Udang Koperasi Generasi Mandiri yang didampingi Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis
Lokasi Unit Usaha Tambak Udang Koperasi Generasi Mandiri yang didampingi Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis ()

Berikan Dukungan
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis menilai, upaya optimalisasi koperasi mandiri yang dilakukan Dinas Koperasi dan UMKM Bengkalis sejak beberapa tahun terakhir merupakan program yang baik.

"DPRD Bengkalis siap mendukung program program pembinaan koperasi yang ada di Bengkalis," kata Syaukani, anggota Komisi IV DPRD Bengkalis, Jumat (12/10/2018).

Menurutnya, secara umum DPRD mendorong upaya pembinaan koperasi terus dilakukan. "Kita menunggu perencanaan perencanan yang baik dibuat oleh Dinas Koperasi. Kemudian kita harapkan ini secara intens dikomunikasikan kepada kita," kata Syaukani.

Sepanjang program pembinaan yang diusulkan melalui DPRD Bengkalis ini baik bagi pengembangan ekonomi masyarakat, DPRD Bengkalis siap memberikan dukungan maksimal sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Kita berharap Dinas Koperasi terus mencari cara agar koperasi yang ada di bawah binaannya ini bisa optimal untuk memajukan kepentingan anggota koperasi dan masyarakat sekitar tempat koperasi ini berada," terang Syaukani.

Selain pembinaan koperasi yang ada, dalam upaya menunjang perekonomian masyarakat di Bengkalis, Dinas Koperasi diharapkan juga bisa mendorong masyarakat dalam upaya membentuk koperasi koperasi baru, sesuai dengan kebutuhan daerah tempat tinggal masyarakat.

"Mungkin perlu dipertimbangkan untuk membentuk dan mendorong masyarakat berkoperasi di desa masing masing sehingga bisa menunjang perekonomian desa masing masing. Namun perlu diarahkan sesuai dengan potensi yang ada setiap desa maupun masyarakat yang akan membentuk koperasi," tandasnya. (adv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved