Berita Riau

Al Kaffah Duri Imbau Anak Muda Jauhi Hoax

Al Kaffah Duri Imbau Anak Muda Jauhi Hoax dalam sebuah seminar dan talkshow dengan tema Dakwah Anak Muda Millenials

Al Kaffah Duri Imbau Anak Muda Jauhi Hoax
Tribun Pekanbaru/Zul Indra
Al Kaffah Duri Imbau Anak Muda Jauhi Hoax 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Setelah sukses dengan acara Seminar dan Talkshow Natta Reza & Wardah Maulina, Organisasi Al Kaffah Duri kembali mengadakan kegiatan yang sama dengan tema dan pemateri yang berbeda, pada Minggu (14/10/2018).

"Alhamdulillah kita bisa kembali mengadakan Seminar dengan peserta yang luar biasa lebih dari 300 orang,"Kata Muhammad Auzar, S.Pd yang merupakan Ketua Umum dan Founder Alkaffah dan juga Salah Seorang Pemateri Acara.

Baca: Realisasi PAD dari PBB di Kepulauan Meranti Tidak Mencapai Target

Baca: Terbanyak Bidang Pendidikan, Pelamar CPNS 2018 di Rohul Capai 4.573 Orang

Acara Seminar dan Talkshow kali ini diberi tema Dakwah Anak Muda Millenials yang mengulas tentang bagaimana bermedia sosial yang baik dan positif, bagaimana menyikapi media sosial dan hoaks, bagaimana berdakwah melalui video dan instagram, serta bagaimana membuat konten dakwah dan lain lain.

Pemateri didatangkan dari Pekanbaru yakni, Chandra Alfindodes,S.Pd (@alfindodes) yang merupakan seorang Reporter TVRI Riau dan Internasional Speaker, Harby Efgunata, S.Pd (@harbyefgunata) adalah Ketua PKUVidgram yang merupakan Komunitas Para Creator Video Pekanbaru (Pekanbaru Video instagram Resmi) dalam Naungan Indovidgram, juga seorang Content Creator Dakwah dan Pemeran Karakter Komedi yang bernama Atuk Bahar, serta Muhammad Auzar,S.Pd (@mhd.auzar) yang juga merupakan seorang Public Speaking Trainer, serta Founder Alkaffah Duri dan Content Creator Dakwah.

Dalam kesempatan ini, pemateri pertama Chandra Alfindodes berbagi ilmu tentang bagaimana bermedia sosial dengan bijak dan menyikapi Doktrin Hoaks.

Chandra juga mengajak dan mengundang para peserta yang masih berstatus pelajar untuk berkunjung ke Studio TVRI, melihat Langsung bagaimana teamnya bekerja, bagaimana di dalam studio dan bagaimana menjadi presenter.

Baca: Sekda Inhu Minta Bolu Berendam Disajikan Saat Setiap Acara Pemkab Inhu

Baca: Xiaomi Mi A2 sudah Tersedia di Erafone Mal Pekanbaru, Harganya Rp 3,7 Jutaan

Pemateri Kedua, Harby Efgunata atau Atuk Bahar dalam kesempatan itu juga menjelaskan bagaimana bermedia sosial yang positif. Menurutnya, kejahatan terjadi bukan karena banyaknya pelaku, tapi karna diam nya orang orang baik.

"Nah begitu juga dengan konten konten negatif dan hoaks, konten konten yang tidak mendidik, porno aksi itu semakin banyak dan viral, bukan karna semakin banyaknya pembuatnya, tapi karna diamnya anak anak muda yang sebenarnya bisa membuat konten yang bermanfaat dan positif tapi malah diam dan bahkan malah ikut menonton. Semakin banyak view dan yang share maka akan semakin banyak dan virallah konten konten yang tidak bermanfaat,"paparnya.

Dijelaskan Harby, salah satu cara agar konten negatif berkurang adalah menimpanya dengan konten positif atau dakwah.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved