Pilpres 2019

Ditanya Mengapa Jadi Cawapres Padahal Sudah Tua, Ini Jawaban Ma'ruf Amin

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Ma'ruf Amin menyambangi kediaman Budayawan Emha Ainun Nadjib

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01,Maruf Amin menyambangi kediaman Budayawan Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun di Yogyakarta, Minggu (14/10/2018). 

"Sebenarnya saya yang bersyukur kepada Allah, karena saya tidak merasa pada levelnya, pada tempatnya untuk panjenengan rawuh kesini. Karena saya, ibarat sepak bola tidak ada di klub atau kesebelasan, wasitnya bukan, hakim garisnya enggak, official PSSI dan klub enggak," ungkap Cak Nun.

Pembicaraan keduanya berlanjut mengenai tantangan bangsa ke depan, menyikapi informasi di media sosial hingga peran santri dalam membangun bangsa.

Ini videonya:

Baca: Jadwal Semen Padang di Babak 8 Besar Liga 2 2018, Laga Perdana Semen Padang Vs PS Mojokerto

Baca: Pemprov Riau Terapkan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku 5 Pekan Mulai 22 Oktober 2018

Ma'ruf Beri Kuliah Umum di Kampus Ternama Singapura 

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin berkunjung ke Singapura untuk memberikan kuliah umum soal Islam dan ekonomi berkeadilan.

Ma'ruf datang ke Singapura atas undangan S Rajaratnam School of International Studies Nanyang Technological University sebagai dosen tamu.

Ia dijadwalkan menyampaikan kuliah umum pada Rabu (17/10/2018).

Sebelum menyampaikan kuliah umum, Ma'ruf bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Istana Singapura, Selasa (16/10/2018).

Cawapres nomor urut 01 sekaligus Ketua Umum MUI KH Maruf Amin bertemu PM Singapura Lee Hsien Loong di Istana Singapura, Selasa (16/10/2018)(Istimewa)

Lee mengapresiasi kedatangan Ma'ruf ke Singapura untuk memberikan kuliah umum soal Islam dan ekonomi berkeadilan.

Ia bahkan memanggil Ma'ruf dengan sebutan "Bapak Kiai". "Terima kasih Bapak Kiai berkenan hadir, untuk berbagi pandangan dalam Public Lecture besok kepada masyarakat Singapura," kata Lee dalam keterangan tertulis tim media Ma'ruf di Singapura, Selasa (16/10/2018).

Ma'ruf menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo dan mengharapkan hubungan baik dan kerja sama antara Indonesia-Singapura semakin erat.

"Terutama dalam mengatasi persoalan ekstremisme, radikalisme, dan perbaikan ekonomi," kata Ma'ruf. (*)VI

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved