Berita Riau

Penyidik Kejati Periksa Tersangka Dugaan Tipikor Kredit Fiktif 

Pidsus Kejati Riau, Rabu (17/10/2018) memeriksa lima orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor).

foto/net
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Rabu (17/10/2018) memeriksa lima orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor). 

Pemeriksaan terkait dugaan pengucuran kredit fiktif BRK Cabang Pembantu Dalu Dalu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Kelima orang yang diperiksa adalah AA, ZY, Sy, MD, dan He. 

Baca: Pemutihan Denda Pajak Kendaraan oleh Pemprov Riau Harus Disosialisasikan secara Maksimal

"Pemeriksaan yang pertama sebagai tersangka," ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) dan Humas Kejati Riau, Muspidauan kepada Tribun.

Penetapan para tersangka dilakukan setelah penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau melakukan gelar perkara yang dilaksanakan pada akhir September 2018 lalu. Penyidik meyakini adanya keterlibatan lima tersangka tersebut dalam pencairan kredit senilai Rp 43 miliar.

Lebih lanjut, Muspidauan menjelaskan pemeriksa ini untuk melengkapi berkas para tersangka, sebelum dilimpahkan ke Jaksa Peneliti. Sebelumnya, mereka juga telah pernah diperiksa dalam statusnya sebagai saksi.

Baca: Denmark Open 2018 - Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir ke Babak Kedua 

"Pemeriksaan ini untuk BAP (Berita Acara Pemeriksaan, red) tersangka," sebutnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved