Indragiri Hulu

Sudah Dapat Peringatan Ketiga Semenjak Tahun 2013, PT ASL Belum Penuhi Kewajiban

PT Alam Sari Lestari (ASL) diduga menggarap di luar Areal Hak Guna Usaha (HGU) mereka.

Sudah Dapat Peringatan Ketiga Semenjak Tahun 2013, PT ASL Belum Penuhi Kewajiban
TribunPekanbaru/Syaiful Misgiono
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - PT Alam Sari Lestari (ASL) diduga menggarap di luar Areal Hak Guna Usaha (HGU) mereka.

Hal ini mencuat ketika warga desa Sungai Raya kecamatan Rengat kabupaten Indragri Hulu, menghentikan dan mengusir aktifitas perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut.

Sementara itu menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhu, Suhariyanto bahwa PT ASL hingga kini belum memenuhi kewajibannya untuk membuat HGU yang dimilikinya.

Baca: Dua Pelaku Jambret Terkapar Tabrak Sepeda Motor, Dihajar Warga hingga Babak Belur

Hal ini berkenaan dengan surat peringatan ketiga yang diberikan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada PT ASL tersebut. Sesuai HGU, PT ASL mendapatkan izin lahan seluas 5.752,37 hektar, namun dari luasan tersebut baru lebih kurang 1.192, 68 hektar yang tergarap oleh perusahaan.

Sementara sekitar 4.368,27 hektar masih dalam penguasaan masyarakat.

"Mereka (ASL) masih berhutang kepada pemerintah dan masyarakat, para pihak harus tegas menyikapinya," tegasnya.

Diungkapkannya, sesuai amanat undang undang, perusahaan perkebunan harus memenuhi kewajiban mereka, terutama KKPA.

Namun hal ini tak kunjung dipenuhi oleh perusahaan. Suhariyanto melanjutkan sesuai dengan amanat undang-undang (UU), perusahaan perkebunan harus memenuhi kewajiban mereka, terutama KKPA.

Baca: FOTO: Dishub Pekanbaru Sisir Ranjau Paku di Jalan Tuanku Tambusai

Namun hal ini tak kunjung dipenuhi oleh perusahaan.

Halaman
12
Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved