Indragiri Hulu

Sudah Jatuhan SP3, Kepala BPN Inhu Penetapan HGU Terlantar PT ASL Menunggu SK dari Menteri

Warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat, Inhu menolak operasi PT ASL yang diduga menggarap lokasi di luar HGU.

Sudah Jatuhan SP3, Kepala BPN Inhu Penetapan HGU Terlantar PT ASL Menunggu SK dari Menteri
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menolak operasi PT Alam Sari Lestari (ASL) yang diduga menggarap lokasi di luar Hak Guna Usaha (HGU).

Sementara itu, seperti diketahui bahwa perusahaan perkebunan kelapa sawit itu sudah mendapat peringatan ketiga kali dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) karena diduga telah menelantarkan HGU mereka.

Baca: Berulang Tahun ke-67, Yuk Intip Foto-foto Masa Lalu Prabowo sebelum Sukses Jadi Politisi

Kepala BPN Inhu, Azwar membenarkan soal surat peringatan itu.

"Benar ada surat peringatan ketiga yang dijatuhkan kepada pihak PT ASL, dan saat ini sudah dimasukan ke dalam database terlantar di Kementrian," kata Azwar, Rabu (17/10/2018).

Namun hingga kini belum ada saksi yang diterapkan kepada PT ASL.

Baca: ‎Satu dari Tiga Pelaku Curanmor di Rohul Ditangkap di Rumah Mertua‎

Menurut Azwar penetapan sanksi itu harus berproses. Saat ini SK terlantar masih belum diturunkan oleh pihak Kementrian.

"Kalau itu belum diturunkan kita tidak bisa memberikan sanksi, nanti mereka bisa menggugat. Bagaimanapun juga, perusahaan masih memiliki hak keperdataan," kata Azwar.

Oleh karena itu, pihak BPN masih menunggu keputusan dari Kementrian. (*)

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved