Pelalawan

Masa Jabatan Berakhir, Tiga Calon Ini Ikuti Seleksi Dirut BUMD Tuah Sekata

Tim seleksi yang dibentuk Pemda Pelalawan telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and propert test kepada tiga orang pelamar.

Masa Jabatan Berakhir, Tiga Calon Ini Ikuti Seleksi Dirut BUMD Tuah Sekata
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Tiga orang peserta seleksi calon Direktur Utama (Dirut) BUMD Tuah Sekata menjalani uji kelayakan dan kepatutan pekan lalu. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melakukan sekesi terhadap pelamar calon Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata pekan lalu.

Pasalnya masa jabatan Dirut perusahaan daerah yang lama telah berakhir.

Tim seleksi yang dibentuk Pemda Pelalawan telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and propert test kepada tiga orang pelamar.

Baca: Jadwal Final Denmark Open 2018: Indonesia Hanya Ada Kevin/Marcus, Ayo Saksikan di Link Streaming Ini

Diantaranya Tengku Efi syahputra S.Sos, Ir H Syafri M.Si, dan Aswan SH pada hari Kamis (18/10/2018) pekan lalu.

"Tim seleksi berasal dari akademisi, pejabat pemda, serta perwakilan DPRD," ungkap Wakil Ketua tim seleksi Dirut BUMD Tuah Sekata, Atmonadi, kepada tribunpelalawan.com, Minggu (21/10/2018).

Adapun tim seleksi dari unsur akademisi yakni Prof Detri Karya, Yanwa Arif M.Psi dari psikolog, dan Panca Setyo Prihatin S.IP M.Si. Sedangkan dari unsur pemerintah adalah Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan Tengku Mukhlis dan Asisten II Sekda Atmona, serta H Abdullah dari perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Baca: Siswa SMP di Parepare Ditinju Guru Olahraga, Ini Kronologinya

Ketiga calon Dirut perusahaan plat merah itu mengikuti seleksi hanya satu hari saja meliputi uji kelayakan mulai dari pengalaman, wawasan, mental, bakat, talenta, integritas, hingga keseriusan. Peserta seleksi juga diminta mengekspos visi dan misi jika jadi pemimpin BUMD Tuah Sekata.

Termasuk langkah dan terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu bidang usaha lain yang bisa dikembangkan selain bisnis yang saat ini dijalankan perusda itu, tentu untuk mendongkrak PAD.

"Proses seleksi kemarin dibagi beberapa ruangan terpisah dan calon diuji satu persatu. Waktunya sekitar lima jam juga," tandas Atmonadi yang juga menjabat sebagai asisten II Sekdakab Pelalawan ini.

Semua hasil fit and propert test akan dihimpun dan disusun menjadi sebuah rekomendasi kelayakan masing-masing calon. Rekom itu akan diserahkan kepada Bupati Pelalawan HM Harris untuk menentukan siapa yang layak menggantikan Dirut lama, Sanusi Arianto.

Baca: Hmmmm. . . Sajian Bubur Ayam Kuning Nikmat di Akhir Pekan, Yuk Ikuti Langkah-langkah Membuatnya

Masa jabatan Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan hanya empat tahun. Jika sudah habis, pemda akan kembali mencari dirut baru. Dirut lama, Sanusi, telah habis masa jabatannya pada tanggal 29 September lalu. Sehingga proses seleksi dilaksanakan untuk mencari penggantinya.

"Sekarang posisi Dirut dijabat Pelaksana tugas (Plt), memang pak sanusi juga Plt-nya. Sesuai SK bupati," tandasnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved