Breaking News:

Tour de Singkarak

TdS 2018 Digelar Saat Musim Hujan, Dinas Pariwisata Sumbar Bentuk Tim Sweeping Jalan

Pemprov Sumbar memastikan jadwal ivent balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) digelar mulai dari 4 sampai 11 November mendatang.

Editor: Ariestia
ISTIMEWA
PRC MTS Cycling gelar Tour de Maninjau Singkarak 2017 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) memastikan jadwal ivent balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) digelar mulai dari 4 sampai 11 November mendatang.

Dan tentunya, gelaran TdS kali ini akan menjadi tantangan berat bagi panitia TdS.

Pasalnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Stasiun Minangkabau, Padang Pariaman, memperkirakan sebagian besar wilayah Sumbar diguyur hujan deras hingga pertengahan November 2018 mendatang.

Baca: Minimal Rp 300 Juta Terkumpul dari Laga Amal PSPS All Star vs Timnas All Star

Di antaranya, Pesisir Selatan, Padang, Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat, Bukitinggi, Limapuluh Kota, Solok dan Solok Selatan. Bahkan durasi hujan diperkirakan terjadi dalam durasi panjang tiga-empat jam.

Menurut BMKG, sebagian wilayah di Sumbar akan dilanda hujan deras, karena akibat pola sirkulasi tekanan rendah yang terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, sehingga memicu hujan lebat di wilayah pesisir Sumbar.

Meski begitu, panitia TdS, dalam hal ini Dinas Pariwisata Sumbar, tak akan mempersoalkannya, karena sudah disiapkan tim untuk melakukan sweeping jalan agar pelaksanaan TdS tetap berjalan lancar, yaitu dari BPBD Sumbar.

"Kami sudah siapkan tim dari BPBD. Jika menjelang balap nanti hujan turun, maka BPBD mengecek kondisi jalan yang akan dilalui pebalap," kata Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar, Didit P. Santoso, kepada tribunpadang.com, Sabtu (20/10/2018).

Baca: Ini Syarat Agar Timnas U-19 Indonesia Bisa Lolos ke Perempat Final Piala AFC U-19 2018

Dinas Pariwisata menjadikan BPBD Sumbar sebagai tim sweeping, lanjutnya, karena sebagian jalan yang dilewati pebalap TdS merupakan kawasan rawan longsor. Apalagi saat ini hingga dimulainya TdS, hujan lebat masih berpotensi terjadi Sumbar.

"Saat ini kan musim hujan. Jadi agar tak ada gangguan, kami dari Dinas Pariwisata akan terus meningkatkan koordinasi dengan tim sweeping (BPBD). Bahkan, tim tersebut nantinya akan mengerahkan alat berat dan peralatan lainnya jika terjadi longsor dan pohon tumbang," ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved