Pelalawan

Bagini Tanggapan Bupati Harris Terkait Panggilan Bawaslu Riau Karena Ikut Deklarasi Dukung Jokowi

Bawaslu Riau memanggil para bupati dan walikota yang ikut deklarasi, termasuk Bupati Pelalawan HM Harris.

Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Pasca deklarasi para kepala daerah di Provinsi Riau yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'aruf beberapa waktu lalu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau memanggil para bupati dan walikota yang ikut deklarasi, termasuk Bupati Pelalawan HM Harris.

Terkait pemanggilan Bawaslu Riau itu, Bupati Harris akhirnya angkat bicara. Harris mengaku mendapat infornasi jika dirinya sudah dipanggil.

Baca: Sudah Bercerai, Zack Lee Akui Masih Sayang Nafa Urbach!

Tapi surat panggilan tersebut hingga kini belum sampai ke tangannya. Terlebih belakangan ini Harris ke luar kota dalam rangka tugas pemerintahan.

"Sama saya belum ada (surat panggilan), tapi menurut dia (Bawaslu) udah. Entah sama siapa diberikan," tutur Harris kepada tribunpelalawan.com, Selasa (23/10/2018).

Menurut Harris, ketika dirinya ikut deklarasi dukungan terhadap Jokowi-Ma'aruf, ia dalam keadaan cuti dari tugasnya sebagai kepala daerah.

Baca: Sempat Jadi Polemik, Bupati Harris Akhirnya Lantik 114 Kepsek dan Pengawas se-Pelalawan

Ia juga mengklaim tidak menggunakan fasilitas negara saat deklarasi bersama para kepala daerah se-Provinsi Riau.

"Dalam aturan itukan diperbolehkan kalau cuti. Komunikasi kita jalan juga sama Panwas," tambah Bupati Pelalawan dua periode ini.

Harris mengungkapkan diirnya tidak ingin berpolemik dengan Bawaslu pascadeklarasi dukungan ini. Ia meminta untuk tetap saling menghargai sesuai dengan posisi masing-masing saat ini. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved