Kejati Riau Siap Bantu Kejar Aset Pemprov

Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau melakukan kesepakatan bersama bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN)

Kejati Riau Siap Bantu Kejar Aset Pemprov
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan wartawan tribunpekanbaru.com Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau bersama Kejaksaan Tinggi Riau melakukan kesepakatan bersama bidang perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) serta sosialiasasi bidang perdata dan Tata Usaha Negara Rabu (24/10 di kantor Gubernur Riau.

Hadir pada acara tersebut Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim didampingi Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi dan hadir juga Kajati Riau Uung Abdul Syakur serta seluruh OPD serta perwakilan Kejati lainnya.

Dengan demikian dikatakan Uung Abdul syakur maka Kejati bisa membantu pemerintah Provinsi Riau mengejar aset yang selama ini masih dikuasai pihak yang tidak berhak.

Karena sebagaimana diketahui banyak aset milik pemerintah masih bersengketa dengan pihak lain. Bahkan dikuasai pihak lain.

Baca: Jaksa Kejati Riau Lakukan Pemberkasan Dua Tersangka Dugaan Tipikor Dispora Riau

Baca: Live Streaming Aceh United vs Kalteng Putra Liga 2 2018, Kick Off 15.30 WIB

Baca: BREAKING NEWS: Ibu dan Anak Warga Tapung Tewas Penuh Luka Dibunuh Perampok di Rumah

"Kita akan fokus ke aset supaya aset yang dikuasai pihak ke 3 akan dioptimalkan supaya kembali lagi. Asdatun kami fresh kita akan maksimalkan mudah-mudahan aset pemprov bisa dikembalikan," ujar Uung Abdul Syakur kepada Tribunpekanbaru.com usai pertemuan.

Uung Abdul Syakur mencontohkan lahan milik Universitas Riau yang saat ini masih dalam sengketa masalah dengan pihak PT Hasrat Tata Jaya, pihaknya juga terlibat dan maksimal untuk memperjuangkan aset Pemerintah Provinsi Riau tersebut.

"Tanah di unri saat ini kita mengajukan PK. kita maksimal banyak yang kita upayakan selain itu," ujarnya.

Maka untuk realisasi kedepannya Sekda masih menginventarisis satu persatu mana saja aset pemerintah yang bermasalah dan akan langsung dilakukan tindakan.

"Kita nanti akan mediasi, jika tidak jalan letigasi ke pengadilan. Sekarang baru unri terserah sekda. kalau ada lagi akan kita tangani," jelas Uung Abdul Syakur.

Halaman
12
Penulis: Nasuha Nasution
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved