Breaking News:

Advertorial

Taman Agrowisata Tenayan Raya Nan Nyaman dan Sejuk, Cocok untuk Edukasi Anak-anak

Pengunjung Taman Agrowisata Tenayan Raya, khususnya anak-anak akan mendapat edukasi tentang tanaman buah-buahan dan cara bercocok tanam.

Editor: harismanto
Taman Agrowisata Tenayan Raya Nan Nyaman dan Sejuk, Cocok untuk Edukasi Anak-anak 

SEBANYAK 362 siswa-siswi dari tiga sekolah grup An Namiroh terlihat bersuka ria menikmati kunjungannya ke Taman Agro wisata Tenayan Raya, beberapa waktu lalu.

Para pelajar kelas tiga dari SD An Namiroh Pusat, An Namiroh 3 dan An Namiroh 4 ini memang tengah mengikuti program belajar di alam bebas.

“Ini adalah program tahunan, khusus untuk kelas tiga SD An Namiroh. Jadi, mereka tidak hanya belajar di sekolah, tapi juga di ruang alam terbuka. Tujuannya adalah agar menumbuhkan semangat dan cinta lingkungan, saat belajar di alam bebas,“ ujar Wakil Kepala Sekolah SD An Namiroh Pusat, Junaidi, kala itu.

Dikatakan, selama setengah hari, siswa-siswi belajar berbagai macam cocok tanaman pertanian, beternak dan olahraga.

Dimulai dari panen jagung, menanam padi, memberi makan kambing, menangkap lele, bercocok tanam dalam polibek hingga belajar memanah.

“Diharapkan setelah kegiatan ini, anak-anak belajar lebih mencintai lingkungan, salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu juga belajar menghargai petani, serta menumbuhkan leadership dalam diri masing-masing,“ ungkapnya.

Sebanyak 362 siswa-siswi dari tiga sekolah grup An Namiroh  bersuka ria menikmati kunjungan ke Taman Agrowisata Tenayan Raya, Sabtu (24/3/2018).
Sebanyak 362 siswa-siswi dari tiga sekolah grup An Namiroh bersuka ria menikmati kunjungan ke Taman Agrowisata Tenayan Raya, Sabtu (24/3/2018). (Istimewa)

Taman Agro wisata Tenayan Raya yang berada di Jalan Pesantren, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru memang kini menjadi destinasi pilihan warga yang ingin menikmati liburan di akhir pekan di alam bebas.

Taman Agro wisata Tenayan Raya memiliki suasana nyaman, keindahan alam seperti layaknya di pedesaan.

Para pengunjung Taman Agro wisata Tenayan Raya, khususnya anak-anak akan mendapat edukasi tentang tanaman buah-buahan dan cara bercocok tanam.

Wisatawan juga dapat menikmati buah-buahan, antara lain jambu air madu, yang dapat dipetik langsung dari pohonnya.

Taman Agro wisata Tenayan Raya yang dikelola Adi Prastowo ini awalnya dirintis tahun 2013 silam.

Saat ini Taman Agro wisata Tenayan Raya menjadi lokasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.

Taman Agro wisata Tenayan Rayaini berjarak tempuh lebih kurang 10kilometer dari pusat Kota Pekanbaru.

Lokasi ini bisa ditempuh sekitar 15 menit dengan kendaraan roda empat.

Taman ini menjadi alternatif tujuan wisata dengan konsep agro-edukasi, menawarkan suasana alam pedesaan yang dilengkapi berbagai fasilitas bagi wisatawan.

Seorang petani tengah merawat pohon Jambu Madu di Taman Agrowisata Tenayan Raya, Jalan Pesantren, Kel Kulim, Kec Tenayan Raya, Pekanbaru, Jumat (29/7/2016). Selain menjual bibit unggul berbagai pohon buah-buahan, ditempat tersebut, para pengunjung juga bisa mendapatkan edukasi seputar perkebunan dari para petani. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY).
Seorang petani tengah merawat pohon Jambu Madu di Taman Agrowisata Tenayan Raya, Jalan Pesantren, Kel Kulim, Kec Tenayan Raya, Pekanbaru. (TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY)

Modal Awal Tanam 150 Batang Pohon Jambu Air

Ado Prastowo sebagai perintis semula hanya berkeinginan bercocok tanam jambu air madu di lahan seluas 1,5 hektare di areal Taman Agro wisata Tenayan Raya.

Ide itu muncul setelah ia mendapat oleh-oleh jambu air madu dari Medan, Sumatera Utara. Ia terkesan karena jambu air madu rasanya enak.

Berbekal keinginan kuat, Adi kemudian merintis kebun jambu air madu dengan modal awal lebih kurang 150 batang.

Seiring waktu, kebun terus berkembang hingga kini sudah ada 750 pohon jambu air madu di lahannya.

Selain jambu air madu, Adi juga menanam kelengkeng, jeruk, padi sawah.

Kolam ikan air tawar semakin melengkapi Taman Agro wisata Tenayan Raya.

Adi Prastowo tak lupa menggandeng warga sekitar yang juga memiliki kebun buah-buahan.

Ia dan para tetangganya bekerja sama mengembangkan daerah itu menjadi lokasi taman agro wisata.

Secara keseluruhan terdapat 10 hektare lahan yang menjadi bagian dari usaha ini, Adi mengantungi omset sebesar Rp 8 juta setiap bulan dari hasil penjualan buah jambu air madu saja.

Buah jambu madu dari kebun milik Adi tidak dia pasarkan keluar, hanya disediakan bagi wisatawan yang datang berkunjung.

Pria bergelar sarjana teknik ini tetap bersemangat untuk terus mengembangkanperkebunan sedikit demi sedikit. (adv)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved