Pelalawan

Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan Mulai Terbengkalai, Tukang yang Bekerja Tinggal Tiga Orang

Proyek rehabilitasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan mulai terbengkalai.

Proyek Rehab Gedung DPRD Pelalawan Mulai Terbengkalai, Tukang yang Bekerja Tinggal Tiga Orang
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Kondisi proyek rehab gedung DPRD Pelalawan yang mulai terbengkalai. Pegawai Dinas PUPR tengah melakukan penghitungan aset-aset, Selasa (30/10/2018). 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Proyek rehabilitasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan mulai terbengkalai.

Progres pengerjaan sangat lamban padahal sudah berjalan hampir empat bulan lamanya.

Pantauan tribunpelalawan.com di lokasi tak terlihat lagi pekerja yang sebelumnya sibuk melakukan pembongkaran di lantai dasar bagian luar.

Baca: Kecepatan Lion Air JT 610 Saat Menabrak Laut 550 Km/Jam, Praktisi: Kejadian Langka

Tinggal susunan pranca besi yang berdiri di sisi sebelah kanan serta sisa material hasil pembongkaran.

Kondisi proyek rehab gedung DPRD Pelalawan yang mulai terbengkalai. Pegawai Dinas PUPR tengah melakukan penghitungan aset-aset, Selasa (30/10/2018).
Kondisi proyek rehab gedung DPRD Pelalawan yang mulai terbengkalai. Pegawai Dinas PUPR tengah melakukan penghitungan aset-aset, Selasa (30/10/2018). (Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung)

Sedangkan di lantai II pekerja juga tak kelihatan hanya material seperti semen, puluhan kotak keramik, serta sisa bekas pembobokan dinding serta plafon.

Hasil pengerjaan dari kontraktor dari PT Kemuning Yona Pratama seperti gedung yang dirusak dan terbengkalai.

kondisi proyek rehab gedung DPRD Pelalawan yang mulai terbengkalai. Pegawai Dinas PUPR tengah melakukan penghitungan aset-aset, Selasa (30/10/2018).
kondisi proyek rehab gedung DPRD Pelalawan yang mulai terbengkalai. Pegawai Dinas PUPR tengah melakukan penghitungan aset-aset, Selasa (30/10/2018). (Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung)

Di lantai III ada tiga orang tukang yang terlihat bekerja. Mereka memasang keramik lantai dan kamar mandi. Selain yang tiga orang itu, tak ada lagi pekerja yang tampak dalam proyek yang pagu anggarannya mencapai Rp 3,2 Miliar tersebut.

"Kami tinggal bertiga pak. Yang lain pindah ke Bengkalis, ada proyek disana," ungkap seorang tukang kepada tribunpelalawan.com, Selasa (30/10/2018).

Baca: Live Streaming Persipura Vs Persebaya Liga 1 Pukul 13.30 WIB Siang Ini

Tampak juga dua pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPRD) melakukan penghitungan aset.

Mereka terlihat membawa meteran serta melakukan pengukuran di beberapa ruangan yang sudah dihancurkan.

"Kami hanya menghitung aset aja. Kalau masalah proyeknya tanya ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saja," kata seorang pegawai pria yang memakai kaca mata.

Baca: Firasat Ibu Pramugari Lion Air JT 610, Burung Perkutut Jatuh di Tandon Air

Seperti diketahui, pemenang tender proyek rehab gedung DPRD Pelalawan dari PT Kemuning Yona Pratama dengan nilai kontrak sebesar Rp 3.282.839.705.04 yang bersumber dari APBD Kabupaten Pelalawan tahun 2018.

Nomor kontraknya 640/PUPR-PBBANGKIM/PGK/KONTRAK/FISIK/2018/06 dan nama konsultan pengawas CV. Novianda Cemerlang Konsultan KSO PT Raissa Gemilang. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved