Pekanbaru

Vaksin MR Tak Capai Target di Pekanbaru, DPRD Minta Diperpanjang Hingga Akhir Tahun

Target imunisasi vaksin MR di Kota Pekanbaru, yang dipatok pemerintah pusat hingga 30 Oktober ini, dipastikan tidak tercapai.

Vaksin MR Tak Capai Target di Pekanbaru, DPRD Minta Diperpanjang Hingga Akhir Tahun
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Imunisasi Measles Rubella (MR) diberikan kepada para murid di SMPN 3 Pekanbaru, Senin (22/10/2018). (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY) 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Target imunisasi vaksin Measless Rubella (MR) di Kota Pekanbaru, yang dipatok pemerintah pusat hingga 30 Oktober ini, dipastikan tidak tercapai.

Sebab, hingga akhir bulan ini, Diskes Pekanbaru selaku leading sektornya, hanya mampu melaksanakan vaksin ini 25 persen.

Baca: HASIL Kalteng Putra Vs Semen Padang FC Babak 8 Besar Liga 2, Kabau Sirah Ditekuk Tuan Rumah

Sementara target pemerintah pusat 95 persen. Karena masih banyaknya warga yang berumur sampai 15 tahun, belum divaksin MR, Komisi III DPRD Pekanbaru meminta kepada pemerintah pusat, agar waktu pelaksanaan vaksin ini diperpanjang lagi.

"Tidak ada pihak yang bisa kita salahkan di sini. Diskes sudah bekerja maksimal, namun memang karena masyarakatnya yang banyak menolak," kata Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafiz ST, Selasa siang kepada Tribunpekanbaru.com.

Permintaan tambahan waktu yang dimaksudkan Zulfan, melalui hasil evaluasi pemerintah pusat. Karena masih banyak daerah yang tidak mencapai target, termasuk Kota Pekanbaru.

"Sampai akhir tahun ini lah paling tidak. Apalagi memang vaksin ini sangat perlu untuk anak-anak. Jadi harus dipastikan anak-anak sudah divaksin. Makanya, harus diperpanjang waktunya. Saya kira pemerintah pusat setuju," paparnya.

Baca: Video : 4.278 Hektare Kepala Sawit Di Kampar Diremajakan

Sejalan dengan itu, Komisi III juga berharap kepada Diskes, untuk mengajukan permintaan tambahan waktu yang dimaksud ke pemerintah pusat. Termasuk kondisional, tentang masih banyaknya warga kota ini, yang belum divaksin.

Apalagi musim hujan belakangan ini, memengaruhi kondisi anak-anak rentan terserang penyakit. Disinggung nantinya setelah direstui pemerintah pusat perpanjangan waktu vaksin ini, Zulfan yang juga Politisi NasDem tersebut meminta, agar Diskes lebih gesit lagi melakukan sosialisasi ke masyarakat.

"Seandainya nanti dikabulkan pusat, Diskes tekankan saja ke orangtua siswa-siswi, bahwa sesuai ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) vaksin MR tidak dilarang agama. Apalagi untuk kesehatan. Insya Allah berhasil," sarannya.

Seperti diketahui, Diskes Pekanbaru mengatakan tidak tercapainya target imunisasi vaksin MR di Pekanbaru, sama halnya terjadi di daerah lain di Indonesia.

Baca: Pelanggar Berlalu Lintas di Kampar Kebanyakan Pengemudi Belum Cukup Umur

Sebelumnya ditargetkan pemberikan vaksin MR di Pekanbaru sebesar 281. 211 jiwa atau 95 persen. Namun hingga kini hanya tercapai 25 persen saja.

Diskes juga berharap, dilakukan perpanjangan waktu pelaksanaan vaksin MR ini. "Berhubung masih banyak yang belum divaksin, tentu masih banyak vaksin yang belum digunakan," kata Sekretaris Diskes Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih.

Zaini menyebut, untuk mencapai target memang sangat sulit tercapai. Apalagi, di Pekanbaru masih banyak sekolah-sekolah yang belum memperoleh imunisasi MR. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved