Padang

Berantas LGBT, Pemprov Sumbar Dukung Perna dan Segera Bentuk Tim Khusus

Berantas LGBT di Ranah Minang melalui Peraturan Nagari (Perna) berdasarkan hukum adat di nagari masing-masing.

Berantas LGBT, Pemprov Sumbar Dukung Perna dan Segera Bentuk Tim Khusus
Istimewa
Wagub Sumbar bersama alim ulama, ninik mamak san bundo kanduang menggelar pertemuan terkait Perna tentang Pemberantasan LGBT di Kantor Gubernur Sumbar. 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemprov Sumbar bersama Lembaga Masyarakat Sumbar yang terdiri dari LKAAM, MUI, dan Bundo Kanduang, sepakat untuk memberantas LGBT di Ranah Minang melalui Peraturan Nagari (Perna) berdasarkan hukum adat di nagari masing-masing.

"Kesepakatan itu diambil, karena hingga saat ini belum ada payung hukum terkait larangan LGBT tersebut," kata Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit kepada wartawan usai pembahasan LGBT bersama Balitbang dan stekholder lainnya di ruang rapat kantor Gubernur, Selasa (30/10/2018).

Baca: Operasi Zebra Singgalang, Polresta Padang Targetkan 3000 Pelanggaran

Dengan menerapkan Perna, lanjutnya, maka setiap masyarakat di nagari dan desa, diharapkan untuk ikut berperan serta dalam memberantas LGBT.

Sebab, pihaknya bersama nibik mamak, alim ulama dan bundo kanduang, telah sepakat untuk tidak ada istilah mundur dalam pemberantas LGBT.

"Kami akan terus maju. Kami tak akan mundur dan kami akan bentuk tim khusus secepatnya dengan tujuan agar pemberantasan LGBT bisa maksimal. Tim yang dibentuk itu nantinya juga turun ke sekolah dan perguruan tinggi untuk sosialisasi. Namun di saamping itu, kami juga harapkan dukungan dari masyarakat," ujarnya.

Baca: Sah Menikah, Maia Punya Panggilan Baru Buat Irwan, Dul Tulis Begini!

Selain membentuk tim khusus, Wagub menyebut bahwa pihaknya juga mengajak para seniman dan budayawan dalam membuat batas-batas seni dan budaya yang tidak mengakomodir prilaku LGBT di Sumbar, serta membangun komitmen di semua tempat hiburan, berkesenian di Sumbar menolak LGBT.

"Pokoknya orang dengan prilaku LGBT harus dipersempit langkahnya dan jangan sampai mereka itu mendapat panggung di mana pun. Jadi, kami harap para seniman dan budayawan di Sumbar, juga ikut mendukung program kami ini," ungkap mantan Bupati Pesisir Selatan dua periode itu berharap.

Baca: Piala AFF 2018: Bima Sakti Panggil 23 Pemain, Tidak Ada Nama Andik & Boaz

Terkaait dengan pemberantasan LGBT melalui Perna, Nasrul Abit menjelaskan bahwa untuk mendukung pemberantasan tersebut, Pemrov Sumbar akan menyiapkan dana anggaran untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam gerakkan pemberantas prilaku menyimpang LGBT tersebut.

"Selain itu, juga akan disipakan program pembinaan dan rehabilitasi bagi yang menjadi korban. Sementara bagi intelektual ideologi LGBT akan dicap, dan namanya akan diumumkan, supaya masyarakat tahu untuk menjauhi pelakunya," pungkasnya.(*)



Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved