Sumbar

Diduga LGBT, 2 Wanita di Pasaman Barat Sumbar Diamankan Satpol PP

Sat Pol PP Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan dua wanita yang diduga pasangan LGBT

Diduga LGBT, 2 Wanita di Pasaman Barat Sumbar Diamankan Satpol PP
Istimewa
Dua wanita itu diamankan Satpol PP Pasaman Barat Rabu (31/10/2018) malam. 

Laporan kontributor tribunpasang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan dua wanita yang diduga pasangan LGBT

Dua wanita berinisinal masing-masing SU dan YU diamankan di kawasan Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman.

Saat ini Satpol PP Pasaman Barat tengah semakin gencar memberantas orang dengan prilaku lebisan, gay, biseksual dan transgender (LGBT) sejak awal Oktober kemarin.

Kasat Pol PP Kabupaten Pasbar Edi Busti mengatakan, kedua wanita itu diamankan Rabu (31/10/2018) malam atas informasi dari warga, termasuk laporan dari intel Pol PP di lapangan.

Setelah diamankan, keduanya kemudian dibawa ke Mako Pol PP untuk diperiksa.

Baca: Heboh Foto Pernikahan Sejenis di Pasaman Barat, Ini Fakta dan Kronologisnya

Baca: Viral Foto Pernikahan Sesama Jenis di Pasaman Barat, Pelaku Mengaku Tak Menikah Hanya Foto-foto Saja

Baca: Sempat Kejar-kejaran,2 Waria Diamankan di Payakumbuh,Begini Pengakuan Orangtua ke Penyidik Pol PP

"Setelah diperiksa, keduanya langsung diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dibina. Namun keduanya tetap diwajibkan lapor satu kali seminggu ke Mako Pol PP," kata Edi Busti saat dihubungi tribunpadang.com dari Padang, Kamis (1/11/2018).

Edi menyebut, jika nantinya pihak keluarga gagal melakukan pembinaan dan keduanya kembali berprilaku menyimpang, maka pihaknya akan kembali mengamankan keduanya untuk dikirim ke Panti Sosial Andam Dewi di Kabupaten Solok untuk direhabilitasi.

"Kami ingin daerah ini bersih dari LGBT. Sebab, tak ada tempat bagi orang dengan prilaku LGBT di Pasbar. Jadi, kalau pihak keluarga keduanya gagal melakukan pembinaan, maka keduanya akan kani kirim ke Panti Sosial Andam Dewi," ujarnya.

Sebetulnya, lanjut Edi, ada Perda soal larangan LGBT di Pasbar, yaitu Perda tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum. Dalam Perda tersebut, juga ada sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) untuk pelaku LGBT.

Halaman
12
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved