Padang

Hujan Lebat Guyur Kota Padang, Dua Balita Hanyut di Selokan

Dua orang balita di Kota Padang meninggal karena hanyut terseret arus banjir saat Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut,

Hujan Lebat Guyur Kota Padang, Dua Balita Hanyut di Selokan
Ist
Jembatan Baringin yang tengah di bangun rusak akibat meluapnya debit air sungai karena hujan lebat di padang 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Dua orang balita di Kota Padang meninggal karena hanyut terseret arus banjir saat Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat tersebut, dilanda hujan lebat sejak Jumat (2/11/2018) siang hingga sore.

Kedua korban hanyut itu diketahui bernama Jihad Melani (6) dan Pasilah Azam
(2). Korban atas nama Jihad, merupakan warga RT02/RW04, Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, yang hanyut di selokkan yang tak jauh dari rumahnya.

Baca: Diguyur Hujan Lebat Air Banda Bakali Kota Padang Meluap hingga ke Pemukiman Warga

Sedangkan Pasilah, tinggal di Jalan Perdana RT02/RW06, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah. Menurut informasi, balita berusia 2 tahun itu hanyut saat mandi-mandi di selokkan dekat rumahnya.

Petugas BPBD Kota Padang Hariza Riko yang dihubungi via handphone, membenarkan informasi adanya dua orang balita yang hanyut saat hujan lebat mengguyur Kota Padang sejak Jumat siang.

Baca: VIDEO: Pengungsi Banjir di Dumai Akhirnya Tinggalkan Tenda Darurat

"Iya benar, keduanya hanyut dan sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi kejadiannya di Koto Tangah dan satu lagi di Bungus Teluk Kabung," kata Hariza Riko kepada tribunpadang.com, Jumat malam.

Korban hanyut di Koto Tangah, jelasnya, terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Saat itu, korban sedang mandi di selokkan dekat Stasiun TVRI yang berada tidak jauh dari rumahnya.

Saat tengah asik mandi-mandi, tiba-tiba gabak hujan yang terjadi dihulu pun membuat debit air mendadak meningkat dan menyebabkan bocah malang tersebut hanyut terseret arus.

Baca: Pengungsi Banjir Dumai Mulai Tinggalkan Tenda Darurat

Orangtua korban yang mengetahui anaknya hanyut langsung histeris dan minta tolong. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu kemudian langsung berusaha mencari korban.

Korban ditemukan warga setelah air mulai surut. Saat ditemukan, kondisi korban tidak sadarkan diri dan warga pun langsung melarikannya ke RSUP Dr M Djamil Padang.

Halaman
12
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved