Padang

Dampak Banjir Padang, Ribuan Rumah Digenangi Banjir Hingga 1 Meter

Hujan lebat sejak Jumat (2/11/2018) siang hingga sore, menyebabkan meluapnya sejumlah sungai di Kota Padang.

Dampak Banjir Padang, Ribuan Rumah Digenangi Banjir Hingga 1 Meter
TribunPadang.com/Riki Suardi
Kondisi jembatan gantung di Baringin ikut rusak akibat dihantam material jembatan yang hanyut dibawa arus sungai yang meluap Sabtu (3/11/2018) 

Kalaksa BPBD Kota Padang Edi Hasmi mengatakan, selain Lubuk Kilangan, Padang Timur dan Lubeg, banjir juga melansa Kecamatan Bungus, Padang Selatan dan Koto Tangah. Puluhan rumah di kecamatan tersebut juga digenangi banjir hingga mencapai 1 meter.

Bahkan di Koto Tangah, satu orang balita yang masih berusia 2 tahun meninggal dunia karena hanyut diseret arus saat mandi diselokkan. Begitu juga di Bungus Teluk Kabung.

Bocah berusia 6 tahun juga hanyut seteleh terperosok ke selokan saat melintas di lokasi banjir yang tak jauh dari rumahnya di Bungus Barat. 

"Selain korban hanyut, ratusan rumah di Bungus Teluk Kabung juga digenangi banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Bahkan satu unit jembatan Lubuk Hitam di Kelurahan Bungur Timur jugaa putus," kata Edi Hasmi kepada tribunpadang.com, Sabtu (3/11/2018).

Untuk kerugian materil, lanjitnya, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait rumah rusak berat, sedang dan ringan.

Karena laporan yang masuk baru laporan kerusakan secara menyeluruh, sehingg pihaknya belum bisa memastikan kerugian materil.

"Kalau kerugian materil kami belum tahu, sekarang masih pendataan. Saat ini anggota masih berada di lapangan untuk melakukan penghitungan kerugian materil akibat bencana banjir yang terjadi Jumat kemarin," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Narul Abit mengatakan, dari laporan yang diperolehnya, ada ribuan rumah dan sejumlah fasum di Kota Padang yang digenangi banjir dan sebagian rumah dan fasum tersebut ada yang rusak berat, rusak sedang dan ringan. 

Wagub Sumbar bersama Walikota Padang meninjau jembatan beton yang sedang dalam proses pembangunan amblas akibat dihantam luapan air sungai.
Wagub Sumbar bersama Walikota Padang meninjau jembatan beton yang sedang dalam proses pembangunan amblas akibat dihantam luapan air sungai. (TribunPadang.com/Riki Suardi)

"Ini baru data sementara. Tapi saya minta Pak Walikota Padang untuk segera membuatkan laporan tanggap daruratnya agar para korban yang terdampak segera ditangani," kata Nasrul Abit saat meninjau lokasi jembatan beton yang ambeuk di Baringin, Jumat.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Camat Lubuk Kilangan Yalmasril dan sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemko Padang dan Pemrpov Sumbar.

Halaman
123
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved