Rabu, 6 Mei 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Pelalawan

Tanggapan Bupati Harris Terkait Satu Calon Dirut BUMD Tuah Sekata Pernah Terjerat Kasus Korupsi

Satu dari tiga Calon Dirut BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan pernah terjerat kasus korupsi

Tayang:
Penulis: johanes | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan, HM Harris. 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKAlAN KERINCI - Satu dari tiga Calon Dirut BUMD Tuah Sekata Kabupaten Pelalawan bernama Syafri pernah terjerat kasus korupsi, mulai mencuat pascaseleksi yang digelar Pemda Pelalawan beberapa waktu lalu.

H Syafri M.Si tersandung kasus Tipikor saat menjabat Dirut BPR Sari Madu Kabupaten Kampar.

Baca: Video: Live Streaming Indonesia vs Kamboja Piala AFF Futsal 2018, Live MNC TV Pukul 14.00 WIB

Menanggapi hal itu, Bupati Pelalawan HM Harris, tidak mempersoalkannya tapi ia akan mengecek kembali kasus yang pernah menjebloskan Syafri ke penjara.

Namun Bupati Harris akan mengecek lagi terkait peranan Syafri dalam perkara rasuah itu.

"Memang benar dia pernah ada kasus. Tapi akan kita lihat dia (Syafri) yang langsung korupsi atau bagimana. Jadi nanti kita coba apalah," kata Harris kepada tribunpelalawan.com, Selasa (6/11/2018).

Baca: Spillway Gate PLTA Koto Panjang Dibuka,BPBD: Tingkat Elevasi Sepanjang Aliran Sungai Kampar Berbeda

Harris menyatakan hal itu akan menjadi pertimbangan bagi pemda dan dirinya dalam menetapkan Dirut BUMD Tuah Sekata.

Namun dalam hal ini Pemda mengejar tarnget kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perusahan daerah tersebut.

Selain itu menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Disamping itu Harris melihat prestasi Syafri saat memimpin BPR Sari Madu sebelum kasus tersebut timbul.

Baca: Dihentikan Polisi karena Tak Pakai Helm, Pengendara Motor Ini Gemetar, Buang Bungkusan ke Parit

Bahkan secara kemampuan dan disiplin ilmu, Syafri tergolong berkompeten.

"Kita ingin mengejar PAD dan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk lapangan pekerjaan kedepan," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved