Eksklusif

Fenomena Travel Ilegal di Pekanbaru, Penumpang Bisa Nego Harga hingga Merasa Aman karena Kenal Sopir

Banyak alasan warga pakai transportasi travel ilegal di Pekanbaru. Mulai bisa nego harga hingga merasa aman karena kenal dengan sopir

Fenomena Travel Ilegal di Pekanbaru, Penumpang Bisa Nego Harga hingga Merasa Aman karena Kenal Sopir
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Fenomena Travel ilegal di Pekanbaru, Penumpang Bisa Nego Harga hingga Sekampung dengan Sopir 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebuah mobil plat hitam berhenti di pinggir Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, tepatnya simpang Jalan Garuda Sakti.

Tak lama, seorang lelaki yang bertindak laksana calo, meneriakkan sebuah rute.

Saat sebuah angkot berhenti di pinggir jalan, ia bergegas menunggu penumpang angkot yang turun di sana, seraya menawarkan sebuah rute. .

Begitu terjadi kesepakatan soal tarif, penumpang itu lalu masuk ke mobil pribadi yang berhenti tadi.

Simpang Jalan Garuda Sakti kerap dijadikan tempat mangkal travel liar.

Selain itu ada juga di sepanjang daerah Rimbo Panjang.

Meskipun sering ada razia di sana, namun selalu lokasi itu jadi tempat mangkal favorit.

Apalagi, warga Pekanbaru yang ingin cepat dapat travel ke Sumatera Barat, biasanya sering turun di situ.

Rute travel ilegal bermacam-macam, tergantung banyaknya penumpang. Mulai dari Pekanbaru-Payakumbuh, Pekanbaru-Bukittinggi, Pekanbaru-Padang hingga Pekanbaru-Pasaman.

Baca: TRAVEL ILEGAL, Pemerintah Bisa Advokasi Masyarakat Bahwa Travel Ilegal Berbahaya

Baca: VIDEO: Kebal Racun King Kobra, Tubuh Pria Ini Diteliti, Hasilnya. . .

Selain mangkal, sopir travel ilegal biasanya sudah punya pelanggan tetap.

Halaman
1234
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved