Ekslusif

Modus Travel Ilegal Dapatkan Penumpang, Imingi Harga Sewa Murah dan Naikkan Penumpang di Jalan

Modus Travel Ilegal Dapatkan Penumpang, Imingi Harga Sewa Murah dan Naikkan Penumpang di Jalan

Modus Travel Ilegal Dapatkan Penumpang, Imingi Harga Sewa Murah dan Naikkan Penumpang di Jalan
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
Pemerintah Bisa Advokasi Masyarakat Bahwa Travel Ilegal Berbahaya 

TRIBUNPEKANBARU.COM- SEJUMLAH travel resmi trayek Pekanbaru - Sumatera Barat (Sumbar) ikut mengeluhkan soal keberadaan travel gelap yang kian hari makin marak.

Salah satunya yakni Dipo Travel dengan armada minibus Panter dan Inova.

Pihak Dipo menyebutkan, keluhan terkait keberadaan travel gelap tidak hanya di pihaknya saja namun juga mungkin datang dari travel lainnya di Pekanbaru.

Ditemui di Jalan Mangga Pekanbaru, Agen Dipo Travel, Irene Saskia Putri menyebut, rata-rata di hari-hari biasa yakni mulai Senin sampai dengan Jumat, Dipo dalam satu kali jam keberangkatan bisa memperjalankan 3 unit armada angkutan dengan jumlah jam keberangkatan tiga kali sehari.

Itu artinya, dalam sehari Dipo Travel memperjalankan armadanya sebanyak 9 unit mobil.

"Jadi ada tiga unit pada pagi, tiga siang dan tiga malam. Kalau weekend biasanya itu lumayan banyak, bisa lima sampai enam armada dalam setiap jam keberangakatan. Dan untuk menopang lonjakan penumpang kita siapkan jumlah total armada kita sebanyak 40 unit mobil," jelasnya.

Dalam satu kali trip, Dipo Travel dapat mengangkut sebanyak tujuh penumpang di kelas ekonomi dan lima penumpang untuk kelas eksekutif.

"Itu ketentuan kita untuk satu armada dalam satu kali keberangkatan, tapi terkadang, di hari biasa khususnya, dalam satu trip itu kurang dari jumlah seharusnya, kadang-kadang kurang satu atau dua penumpang. Itu kadang-kadang sih, tapi apakah itu disebabkan travel gelap (kekurangan penumpang, red) kita tak bisa juga memastikannya," katanya.

Baca: Fenomena Travel Ilegal di Pekanbaru, Penumpang Bisa Nego Harga hingga Merasa Aman karena Kenal Sopir

Bila bicara lebih khusus lagi tentang kerugian seperti apa yang dialami pebisnis travel Pekanbaru-Sumbar ungkap Irene, mungkin lebih keperalihan penumpang.

Menurutnya ada beberapa penumpang yang beralih ke travel gelap karena tergiur harga sewa lebih murah dari ketetapan harga resmi.

Halaman
1234
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved