Tembok Sekolah Roboh

Kisah Korban Robohnya Tembok Sekolah, Minta Maaf ke Teman Hingga Rencana yang Tak Pernah Terwujud

Kepergian Yanitra Octavizola (17), menyisakan duka mendalam bagi banyak orang.

Kisah Korban Robohnya Tembok Sekolah, Minta Maaf ke Teman Hingga Rencana yang Tak Pernah Terwujud
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Jenazah Yanitra Octavizola (17), seorang siswi kelas XII SMAN 14, korban peristiwa robohnya pagar tembok pembatas SDN 141 Pekanbaru, dilepas oleh para keluarga di rumah duka, Jalan Ilham, Kecamatan Bukit Raya Pekabaru, untuk kemudian disalatkan dan dimakamkan, Rabu (14/11/2018). Korban merupakan satu dari dua orang yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Kepergian Yanitra Octavizola (17), menyisakan duka mendalam bagi banyak orang.

Baik bagi keluarga, tetangga, teman satu sekolah, guru, dan lain-lain. Semua merasa kehilangan.

Ratusan orang tampak mengantarkan almarhumah Yanitra ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

Baca: Yanitra Octavizola Korban Tewas Akibat Tembok Pembatas Sekolah Ambruk Dimakamkan Siang Ini

Baca: Anak Tewas Tertimpa Tembok Sekolah Roboh, Ayah Yanitra Octavizoly Ungkap Tak Ada Firasat

Dia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pahlawan Kerja di Jalan Kaharuddin Nasution, Selasa siang.

Setelah sebelumnya jasadnya disalatkan di Masjid Sidratil Munthaha, dekat rumahnya di Jalan Ilham, Pekanbaru.

Siswi kelas XII SMA 14 Pekanbaru ini adalah satu dari dua orang korban meninggal dunia dalam insiden robohnya pagar tembok pembatas SDN 141 Pekanbaru, di Jalan Tengku Bey, Simpang Jalan Abidin, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

Korban tewas setelah tertimpa pagar tembok yang roboh itu.

Heldi Demaris (17), teman sebangku korban, mengisahkan soal keseharian Yanitra.

Baca: BREAKING NEWS: Masuk Pemukiman, Harimau Sumatera Terjebak di Antara Ruko di Inhil, Masyarakat Heboh

Baca: Terjepit Atau Tiduran di Bawah Ruko? Warga Inhil Berspekulasi Soal Harimau Sumatera Masuk Pemukiman

Baca: Geger Harimau Sumatera Sembunyi di Bawah Ruko di Inhil, Aparat Kini Pasang Jaring dan Perangkap

Menurutnya, korban yang merupakan anak pertama dari empat orang bersaudara itu merupakan pribadi yang baik dan juga periang.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved