Pekanbaru

Klinik Belum Daftarkan Karyawannya Sebegai Peserta, BPJS Kesehatan Pekanbaru Gelar Mediasi

Sebagai langkah percepatan kepesertaan menyeluruh dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Klinik Belum Daftarkan Karyawannya Sebegai Peserta, BPJS Kesehatan Pekanbaru Gelar Mediasi
Istimewa
Mediasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Pekanbaru dengan sejumlah klinik yang belum patuh mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan di Pekanbaru. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Hendri Gusmulyadi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sebagai langkah percepatan kepesertaan menyeluruh dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan cabang Pekanbaru melakukan kegiatan mediasi dengan memanggilan sejumlah klinik yang belum patuh mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Kegiatan itu bertempat di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Pekanbaru, Rabu (14/11/2018).

Baca: Tantang PS Basel Sore Ini, AS Abadi Minta Doa Masyarakat Riau

Terdapat sekitar 30 pemilik klinik di Pekanbaru diundang dalam kegiatan mediasi tersebut.

Membahas seputar kendala yang dihadapi klinik dalam mendaftarkan karyawannya, dan langkah yang akan diambil ke dapan agar klinik-klinik ini dapat segara mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, berdasarkan amanat undang-undang, bahwa setiap badan usaha diwajibkan mendaftarkan karyawan atau pegawainya sebagai peserta BPJS Kesehatan tanpa pengecualian.

Baca: Setelah Sandiaga Uno, Maruf Amin Akan Datang ke Riau, Ini Rincian Jadwalnya

Bila memang badan usaha terkendala karena kurangnya respon dari petugas BPJS Kesehatan pada saat akan melakukan pendaftaran, Asri pun berkomitmen akan segara menegur atau menindaklanjuti keselahan tersebut.

"Kami merasa cukup lega melalui kegiatan mediasi ini terungkap bahawa klinik-klinik sebenarnya berkeinginan mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kami akan bekerja lebih intens, jemput bola agar dalam proses pendaftaran berjalan maksimal," ungkap Asri dalam sambutannya di hadapan seluruh pengurus klinik.

Dalam mengoptimalkan upaya Universal Health Coverage (UHC) atau kepesertaan menyeluruh di Pekanbaru, BPJS Kesehatan juga akan melakukan mediasi selanjut dengan badan usaha lain di luar klinik pada Kamis (14/11/2018) besok.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, Live Hong Kong Open 2018, Hari Ini Anthony Ginting dan The Minions Main

Apalagi, berdasarkan data dari BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumbagteng Jambi, masih banyak badan usaha yang belum mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan, dengan potensi sebanyak 116 badan usaha. (*)

Penulis: Hendri Gusmulyadi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved