Breaking News:

Berita Riau

VIDEO: Detik-detik Penyelamatan Beruang Madu yang Terena Jerat Babi di Bengkalis

BKSDA berhasil menyelamatkan seekor Beruang Madu yang terkena jerat babi di Dusun Kenanga RT 04, Desa Batang Duku, Bengkalis

Penulis: Aan Ramdani | Editor: David Tobing

Laporan videografer tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Balai Besar KSDA Riau menyelamatkan seekor Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang terkena jerat babi di Dusun Kenanga RT 04, Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Senin (12/11/2018).

Beruang masuk jerat babi yang sengaja dipasang masyarakat Batang Duku di areal kebunnya.

Pada umumnya, masyarakat di daerah tersebut suka menjerat babi dan di jual belikan kepada komunitas tertentu disana.

"Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono segera memerintahkan Tim Penyelamatan satwa Balai Besar KSDA Riau bergerak menuju TKP untuk mengamankan satwa tersebut," jelas Humas BKSDA Riau, Dian Indriati.

Baca: BBKSDA Riau Lepas Beruang Madu yang Terjerat di Bengkalis Jauh dari Pemukiman Warga

Lebih lanjut dikatajanya, berdasarkan arahan tersebut Tim Quick Respon langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa agar sebelum Tim evakuasi tiba, beruang madu tidak dilukai maupun disakiti.

Namun diberikan makan dan minum serta tetap menjaga jarak dari keramaian untuk menghindari satwa sress.

"Setelah sampai di TKP, Tim melakukan langkah langkah tindakan evakuasi. Drh. Deni dengan sigap melakukan pengecekan kesehatan dibantu anggota Tim yang lain. Drh. Deny Ramdani adalah seorang dokter yang diperbantukan dari Yayasan Arshari. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Beruang dalam kondisi sehat dan layak untuk langsung dilepasliarkan," katanya.

Namun demikian, mengingat hari sudah malam, akhirnya Tim memutuskan untuk melakukan pelepasliaran keesokan harinya.

Baca: BREAKING NEWS: Masuk Pemukiman, Harimau Sumatera Terjebak di Antara Ruko di Inhil, Masyarakat Heboh

"Tak lupa Tim juga menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat yang hadir untuk tidak memasang jerat di sekitar kawasan walaupun di areal perkebunan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Tim juga meminta kepada pemerintah setempat untuk ikut mensosialisasikan kepada masyarakat lainnya," tambahnya.

Sementara itu, beruang tersebut akhirnya Selasa pagi (13/11/2018), tanpa ada kendala si Beruang Madu di lepasliarkan ke habitatnya di suatu kawasan konservasi yang jauh dari pemukiman penduduk.

Baca: Cedera Berat Jadi Penyebab Meninggalnya Korban yang Tertimpa Tembok Roboh di SDN 141 Pekanbaru

"Semoga untuk kedepannya kesadaran melestarikan satwa liar makin tumbuh di masyarakat dan pemasangan jerat tidak lagi dilakukan sehingga anak cucu kita masih dapat melihat keanekaragaman satwa di Pulau Sumatera," katanya.

Ditambahkan Dian, pelaksanaan penyelamatan satwa liar ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau dalam rangka tanggap darurat penanggulangan konflik antara manusia dan satwa liar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved