Tembok Sekolah Roboh

VIDEO: Polisi Selidki Insiden Robohnya Tembok Sekolah yang Menewaskan 2 Pelajar di Pekanbaru

Polresta Pekanbaru melalui jajaranya akan melakukan penyelidikan terkait dengan robohnya tembok SDN 141 Pekanbaru, Rabu pagi (14/11/2018).

Laporan videografer tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Polresta Pekanbaru melalui jajaranya akan melakukan penyelidikan terkait dengan robohnya tembok SDN 141 Pekanbaru, Rabu pagi (14/11/2018).

"Apakah perbuatan ini melawan hukum, kesengajaan atau kelalaian biar proses penyelidikan yang bekerja," jelas Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol. Susanto kepada tribunpekanbaru.com, saat meninjau lokasi kejadian.

Menurutnya, terlalu dini jika pihaknya menyimpulkan siapa yang harus bertanggungjawab atas insiden tersebut.

"Yang paling utama sekarang mari kita berdoa bersama-sama untuk bisa saudara-saudara kita yang dirawat cepat sembuh,"katanya.

Baca: VIDEO: Tembok Sekolah Roboh Menewaskan 2 Orang, Kadisdik Pekanbaru Sampaikan Duka Cita

Baca: VIDEO: Seorang Pria Bersama 2 Wanita Tercyduk Petugas di Kamar Wisma di Dumai

Kemungkinan apakah nantinya akan ada yang ditetapkan sebagai tersangka, Kapolres akan menyampaikan jika proses penyelidikan selesai. "Itu nanti ya, terlalu dini," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya ada enam orang korban yang tertimpa tembok roboh rersebut berdasarkan data yang dirilis kepolisian. Dua diantaranya meninggal dunia.

Berikut Data Lengkapnya :

Korban pertama yang meninggak dunia bernama Yanita Octavizola, berusia 17 tahun yang merupakan siswi SMA N 14 Pekanbaru.

Kemudian William Maleakhi. Bocah kelas 1 SDN 141 Pekanbaru yang masih berumur 7 tahun ini meninggal dalam perawatan RS Syafira.

Korban selamat dan mengalami luka, Rasyad Agus Triono F, berusia 11 tahun siswa kelas 5 SDN 048 Pekanbaru.

Selanjutnya Minarti, 41 tahun watga Jalan Rantau Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya.

Kelima, Linda Ayu Ramadani, 7 tahun. Siswi SDN 170 Pekanbaru.

Terakhir, Diva Anggraini, siswi kelas 5 SDN 130 Pekanbaru.(*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved