Tembok Sekolah Roboh

Wawako Ayat Cahyadi Cek Kondisi Terkini, Ikut Salatkan Jenazah Siswa Korban Tembok Sekolah Roboh

Seluruh pagar yang ada di samping sekolah tersebut memang sengaja dirobohkan karena khawatir terjadi insiden susulan.

Wawako Ayat Cahyadi Cek Kondisi Terkini, Ikut Salatkan Jenazah Siswa Korban Tembok Sekolah Roboh
Tribun Pekanbaru/Theo Rizky
Jenazah Yanitra Octavizola (17), seorang siswi kelas XII SMAN 14, korban peristiwa robohnya pagar tembok pembatas SDN 141 Pekanbaru, dilepas oleh para keluarga di rumah duka, Jalan Ilham, Kecamatan Bukit Raya Pekabaru, untuk kemudian disalatkan dan dimakamkan, Rabu (14/11/2018). Korban merupakan satu dari dua orang yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi langsung mendatangi lokasi kejadian robohnya pagar tembok SDN 141 Pekanbaru yang menewaskan dua orang pelajar, Rabu (14/11/2018).

Saat tiba dilokasi, Ayat sempat berbicang bersama dengan sejumlah warga dan petugas yang tengah melakukan proses perobohan sisa pagar yang belum roboh.

Seluruh pagar yang ada di samping sekolah tersebut memang sengaja dirobohkan karena khawatir terjadi insiden susulan.

Usai berbincang dengan warga dan petugas kebersihan, Ayat Cahyadi kemudian berjalan kaki menuju ke Masjid yang berada dibelakang sekolah untuk melaksanakan shalat jenazah bersama warga sekitar.

Usai menyelenggarakan shalat jenazah, Ayat mendoakan kepada almarhum kedua pelajar ini agar ditempatkan di tempat yang mulia disisiNya.

"Ada lima orang yang tercatat matinya sebagai mati sahit. Satu diantaranya adalah orang-orang yang meninggal akibat ditimpa reruntuhan. Kita doakan, anak kita yang meninggal dunia ini, mati dalam keadaan mati sahid," kata Ayat.

Baca: VIDEO: Petugas Bersihkan Reruntuhan Tembok Sekolah yang Roboh dan Menewaskan 2 Siswa di Pekanbaru

Baca: Tembok yang Roboh di SDN 141 Pekanbaru Ternyata 2016 Lalu Sempat Direnovasi, Tingginya Ditambah

Selain itu, Ayat mewakili Pemerintah Kota Pekanbaru, juga mengucapkan turut berdua cita dan belasungkawa terhadap keluarga korban meninggal dunian dan luka-luka akibat ditimpa reruntuhan pagar tembok sekolah tersebut.

"Saya atas nama pemerintah kota mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang terkena reruntuhan pagar tembok sekolah ini," kata Ayat diselan peninjauan ke lapangan.

"Kita sangat perihatin atas kejadian ini dan ini harus menjadi pelajaran bagi kita semya dan tidak boleh terulang kembali," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved