Kampar

Longsor di Lintas Riau-Sumbar Kecamatan Kuok Kamis Dini Hari, Begini Kondisi Terkini

Material longsor menutup badan jalan di Kilometer 81 Desa Merangin Kecamatan Kuok setelah gerbang Waduk PLTA Koto Panjang dari arah Pekanbaru.

Longsor di Lintas Riau-Sumbar Kecamatan Kuok Kamis Dini Hari, Begini Kondisi Terkini
ISTIMEWA
Kondisi badan jalan di Kilometer 81 Lintas Riau-Sumbar Desa Merangin Kecamatan Kuok setelah material longsor disisihkan -Kamis-15-11-2018 pagi 

Laporan Wartawan tribunpekanbaru.com Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Longsor sempat terjadi di ruas Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat, Kamis (15/11/2018) dini hari.

Material longsor menutup badan jalan di Kilometer 81 Desa Merangin Kecamatan Kuok setelah gerbang Waduk PLTA Koto Panjang dari arah Pekanbaru.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kampar, AKP. Fauzi menerima laporan dari Kepala Kepolisian Bangkinang Barat yang menyebutkan longsor terjadi pukul 01.30 WIB. Hujan sedang lebat saat longsor terjadi.

Personil langsung dikerahkan ke lokasi.‎ "Kita gotong royong membersihkan material longsor," ungkap Fauzi, Kamis pagi.

Arus lalu lintas sudah normal kembali sekira pukul 07.00 WIB.

Baca: BMKG: Hari Ini Masih Berpotensi Terjadi Hujan di Wilayah Riau

Baca: Selama November Terjadi 26 Kasus DBD, Semua di Kecamatan Kampar

Baca: Operasi Zebra di Kampar 2017 ke 2018: Tilang Menurun, Teguran Meningkat

Batu material longsor menutup badan jalan di Kilometer 81 Lintas Riau-Sumbar Desa Merangin Kecamatan Kuok Kamis (15/11/2018) dini hari
Batu material longsor menutup badan jalan di Kilometer 81 Lintas Riau-Sumbar Desa Merangin Kecamatan Kuok Kamis (15/11/2018) dini hari (Istimewa)

Selama pembersihan jalan, pihaknya memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.

Pembersihan dilakukan bersama warga setempat dengan alat seadanya. Tanpa bantuan alat berat.

Baca: Hati-Hati Berkendara, Ruas Jalan HR Soebrantas Tergenang Air Hingga 40 cm

Baca: BBKSDA Riau Turunkan 2 Tim Tangani Harimau Sumatera yang Terjebak Diantara Ruko Warga di Inhil

"Batu-batunya lumayan besar. Warga memecah batu pakai martil, pakai dorong," ujar Fauzi.

Ia mengatakan, personil tetap disiagakan di titik-titik rawan longsor.

Hujan masih turun hingga Kamis pagi yang memungkinkan terjadi longsor susulan. (*)

Yuk Like dan Subscribe:

Penulis: Fernando Sihombing
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved