Indragiri Hilir

Tim BBKSDA Sudah Lihat Posisi Harimau Sumatera yang Terjepit Antara 2 Ruko di Inhil

Posisi Harimau Sumatera (Harimau Sumatera) yang masih terjebak di bawah kolong ruko masyarakat sempat terlihat oleh tim yang berada di lokasi.

Tim BBKSDA Sudah Lihat Posisi Harimau Sumatera yang Terjepit Antara 2 Ruko di Inhil
Istimewa
Posisi harimau sumatera yang terjebak di antara ruko warga di Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Inhil. Foto diunggah ke media sosial oleh netizen dengan nama akun Udo Ardi 

Sekeliling kolong ruko sengaja di pasang jaring oleh pihak berwenang dan masyarakat untuk mencegah Harimau Sumatera kabur.

Hanya ada satu jalan keluar yang mana telah dipasang perangkap.

Baca: 2 Bulan Terakhir, Sudah 3 Kali Kasus Harimau Sumatera Menampakkan Diri di Pulau Burung Inhil

Baca: BREAKING NEWS: Masuk Pemukiman, Harimau Sumatera Terjebak di Antara Ruko di Inhil, Masyarakat Heboh

BBKSDA Riau menganalisa penyebab terjepitnya Harimau Sumatera (HS) di antara ruko warga di kilometer 00, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (14/11/2018).

Analisa BBKSDA Riau, Harimau Sumatera terjepit karena terdapat semak – semak lebat atau kebun warga lebih kurang seluas 3 – 4 hektar yang menjadi tempat persembunyian tersebut.

BBKSDA Riau memang telah beberapa kali turun ke Kecamatan Pulau Burung terkait gangguan Harimau Sumatera yang telah beberapa kali terjadi dalam lebih kurang dua bulan belakangan ini.

“Hasil kegiatan kita sebulan lebih di lokasi itu memang ada semak belukar tempat sembunyi dia (HS), dengan kondisi seperti itu daya jelajah dia berkurang kalau hanya bersembunyi seperti itu,” ujar Kepala BBKSDA Riau, Suharyono saat dikonfirmasi Tribuntembilahan.com, Rabu (14/11/2018) petang.

Unsur Forkompimcam Pulau Burung dari Polsek Pulau Burung, Koramil, Kecamatan serta Babinsa, Bhabinkamtibnas, perangkat desa dan warga setempat menyiap perangkap untuk si belang.
Unsur Forkompimcam Pulau Burung dari Polsek Pulau Burung, Koramil, Kecamatan serta Babinsa, Bhabinkamtibnas, perangkat desa dan warga setempat menyiap perangkap untuk si belang. (Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadhli)

Berkurangnya daya jelajah, dikatakannya lagi, tentu saja membuat ketersediaan pakannya (makanan) pasti berkurang sehingga si belang keluar mencari makan dan terjebak.

“Mungkin ngejar pakan, sehingga dia sampai ke situ ini analisa sementara dari kita seperti itu,” ujar Suharyono.

Harimau Sumatera masuk ke pemukiman warga di kilometer 00, Desa Pulau Burung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Rabu (14/11/2018).

Binatang buas tersebut terlihat oleh warga dalam keadaan terjebak di antara dinding ruko milik warga.

Halaman
1234
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved