Pekanbaru

UPDATE Robohnya Pagar Tembok SD Negeri 141 Pekanbaru yang Makan Korban Jiwa

Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa robohnya pagar tembok pembatas SD Negeri 141 Pekanbaru

TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Tembok sekolah roboh menimpa warga di Jalan Utama Rabu (14/11/2018) 

UPDATE Robohnya Pagar Tembok SD Negeri 141 Pekanbaru yang Makan Korban Jiwa

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Saat ini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa robohnya pagar tembok pembatas SD Negeri 141 Pekanbaru yang menyebabkan dua orang meninggal dunia pada Rabu (14/11/2018) pagi lalu.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Pribadi saat diwawancarai Tribunpekanbaru.com pada Kamis (15/11/2018) menjelaskan, sejauh ini pihaknya masih berupaya mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Baca: KRONOLOGIS Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darusslam, Ibu Korban Sempat Minta Tolong

Baca: Pagar Sekolah Roboh Tewaskan Dua Orang, Ini Kata Walikota Pekanbaru

"Baru tahap pemanggilan saksi-saksi. Terutama yang melihat kejadian tersebut. Semua masih tahap penyelidikan," katanya.

Lanjut Pribadi, baru satu orang saksi yang dimintai keterangan.

Rencana disebutkan Pribadi, masih akan ada lagi saksi yang diperiksa.

"Yang satu orang itu yang melihat pertama kali kejadian. Orang yang ada di TKP, yang mengantar anak ke sekolah juga waktu itul ucapnya

Pribadi membeberkan, pihaknya belum bisa memastikan terkait dugaan unsur kelalaian yang bisa berujung pidana.

Baca: Video: Live Streaming Vietnam Vs Malaysia Penyisihan Grup A Piala AFF Suzuki Cup 2018

Baca: SKD Berbasis CAT CPNS 2018 di Pemko Dumai Berakhir, Yani Pasrah dengan Terima Hasil

"Belum bisa kita tentukan itu apakah itu ada unsur kelalaian, ada pidana atau seperti apa," ulasnya.

Dari hasil olah TKP, polisi juga belum bisa menduga apa penyebab robohnya pagar tembok pembatas tersebut.

"Yang kelihatan itu memang tanahnya lembek karena curah hujan beberapa waktu belakangan cukup tinggi. Kita temukan juga selebaran didinding berisi peringatan dinding akan roboh," papar Pribadi.

Dia menambahkan, polisi mengamankan 5 unit sepeda motor yang sudah dalam kondisi rusak.

Milik para korban yang tertimpa pagar tembok yang roboh tersebut. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved