Pekanbaru

Truk Angkutan Sampah Milik PT GTJ Angkut Sampah sampai ke Kampar

Truk angkutan sampah milik PT Godang Tua Jaya (GTJ) ditemukan mengangkut sampah sampai ke wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau

Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Truk Angkutan Sampah Milik PT GTJ Angkut Sampah sampai ke Kampar 

Truk Angkutan Sampah Milik PT GTJ Angkut Sampah sampai ke Kampar-Berita Pekanbaru Hari Ini- Perusahaan Pengangkut Sampah di Zona 1 Pekanbaru Angkut Sampah Hingga ke Wilayah Kampar

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Truk angkutan sampah milik PT Godang Tua Jaya (GTJ) ditemukan mengangkut sampah sampai ke wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau pada Sabtu (17/11/2018).

PT GTJ merupakan perusahaan yang memenangkan tender pengangkutan sampah zona 1 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Baca: Pasangan LGBT Diamankan Satpol PP Padang, Ngaku Jadi Lesbian Karena Trauma dengan Laki-laki

Baca: Hasil Babak 1 Bali United Vs Persebaya Surabaya Pekan 31 Liga 1 2018, Tim Tamu Unggul Sementara

Satu unit mobil jenis coltdiesel warna kuning berhenti di Jalan Bupati, Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Lokasi tumpukan sampah yang diangkat oleh PT GTJ ini tidak jauh dari Kantor Desa Tarai Bangun, Kabupaten Kampar.

Sejumlah pekerja tampak menaikkan sampah yang tertumpuk di dekat perkebunan karet.

Mobil dumtruck warna kuning dengan plat nomor polisi BM 8841 AO tersebut, pada bagian kaca depannya tertempel sticker warna putih dengan tulisan "angkutan sampah".

Di kanan tulisan itu ada logo PT Godang Tua Jaya bewarna biru perdaduan merah.

Baca: Wisata di Riau-23 Wisata Pantai Nan Indah Ada di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis

Baca: Jadwal Padam Listrik Tanggal 19 sampai 23 November 2018, Pekerjaan Pemeliharaan Jaringan

Perusahaan pengangkutan sampah asal Jakarta ini ditetapkan sebagai pemenang dalam lelang proyek pengangkutan sampah zona 1 di Kota Pekanbaru.

Zona 1 meliputi tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tampan, Payung Sekaki dan Marpoyan Damai.

Adanya temuan pihak ketiga yang mengangkut sampah diluar zona yang ditetapkan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Zulfikri belum memberikan keterangan resmi hingga Minggu (18/11/2018) sore.

Konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon ke nomor Kadis DLHK tidak kunjung ada jawaban meski dalam kondisi aktif.

Sejak tahun 2018 pengangkutan sampah di 10 Kecamatan dari 12 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru diserahkan ke pihak ketiga.

Tiga kecamatan yang masuk dalam zona 1 diangkut oleh PT GTJ.

Baca: Penyakit Kulit, Diare Hingga Demam Berdarah Ancam Ribuan Warga Riau Terdampak Banjir

Baca: Lumpuhkan Buaya Pemangsa Bocah di Rohul Riau 6 Warga Manfaatkan 5 Aki 12 Volt

Sedangkan untuk zona 2, ada 7 kecamatan yang diangkut oleh PT Samhana Indah.

Sisanya dua kecamatan lagi, diangkut sendiri oleh Pemko Pekanbaru melalui DLHK.

Kedua persusahaan ini diberikan target untuk bisa memenuhi tonase berat sampah yang diangkut dari wilayah masing-masing ke TPA Muara Fajar.

Pemko Pekanbaru akan membayarkan ke perusahaan ini sesuai dengan jumlah tonase sampah yang diangkut.

Direktur PT Godang Tua Jaya (GTJ), perusahaan pengangkut sampah zona 1 Kota Pekanbaru, Douglas Manurung saat dikonfirmasi Tribun, Minggu (18/11/2018) mengaku tidak mengetahui adanya armada pengakut sampahnya yang mengangkut sampah diluar zona yang ditetapkan.

Baca: Abu Disebar di Luar Angkasa sampai Jasad Diawetkan di Suhu Dingin, Ini Tawaran Pemakaman Unik

Baca: 5 Drama Korea Terbaru Tayang Akhir November 2018, Red Moon Blue Sun Hingga Boyfriend/Encounter

Ia sedang berada di Jakarta dan berjanji akan mengecek ke petugasnya yang ada di Pekanbaru terkait temuan tersebut.

"Saya kurang tau juga ini, kebetulan saya di Jakarta, tapi sampah di tiga kecamatan itu lebih dari cukup. Saya tidak tau, nanti kita akan konfirmasi," ujarnya.

Pihaknya akan kembali memastikan adanya temuan mobil pengangkut sampah berlogo PT GTJ yang mengangkut sampah di wilayah Kampar tersebut.

"Saya tidak tau dalam rangka apa, karena Kampar kan itu kan swakelola. Apakah mereka minta tolong kita dulu, saya juga tidak tau, dan dibuang kemana saya juga tidak tau, nanti coba saya tanya," imbuhnya.

Douglas mengklaim, sampah yang ada di tiga kecamatan, yakni Tampan, Payung Sekaki dan Marpoyan Damai, sudah memenuhi target tonase yang ditetapkan oleh Pemko Pekanbaru yakni 339 ton per harinya.

Baca: 2.177 Hektare Sawah di Kuansing Riau Gagal Panen Akibat Banjir, Tersebar 11 Kecamatan

Baca: Tanda-tanda Kecerdasan yang Justru Tidak Kamu Sadari, Coba Cek Apakah Kamu Termasuk

"Jadi buat apa juga kita mengangkut sampah di zona orang, karena sampah di zona kita saja juga cukup," ujarnya.

Saat disinggung terkait tonase sampah yang diangkut oleh perusahaanya, memang terjadi peningkatan.

Bahkan angkanya diatas target yang ditetapkan.

Pihaknya pun mengaku sengaja mengangkut sampah di luar target yang ditetapkan.

"Target tonase kan 339 ton perhari di tiga kecamatan. Kita angkut sesuai kontraknya. Bisa lebih 380 ton, karena waktu awal-awal kita agak keteteran, sehingga target tonase tidak tercapai. Untuk menutupi kekurangan tonase diawal-awal kita beroperasi, sekarang kita angkut melebihi target 339 supaya kekurangan di bulan agustus bisa tertutupi. Tonase meningkat terus, terakhir diangka 380 an ton per hari," ujarnya.

Sementara itu, Truk Angkutan Sampah Milik PT GTJ Angkut Sampah sampai ke Kampar. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved