Pekanbaru

VIDEO: Greenpeace Gelar Kegiatan Global Day of Action di CFD Pekanbaru

Kegiatan Global Day of Action ini salah satu bentuk untuk menginformasikan bahwa perusahaan Mondelez adalah salah satu pembeli

Laporan videografer tribunpekanbaru.com, Aan Ramdani

TRIBUNPEKANBARU.COM,PEKANBARU - Greenpeace melakukan kampanye tolak biskuit oreo gunakan "Minyak Sawit Kitor" di area Car Free Day Jalan Jendral Sudirman sekitar tugu Selais Kota Pekanbaru, Minggu pagi (18/11/2018).

Kegiatan Global Day of Action ini salah satu bentuk untuk menginformasikan bahwa perusahaan Mondelez adalah salah satu pembeli minyak sawit terbesar di dunia, yang digunakan di banyak produknya yang paling terkenal, termasuk cokelat batangan Cadbury, biskuit Oreo dan Ritz yang menggunakan "Minyak Sawit Kotor".

"Jadi bukan minyak sawitnya yang kotor. Tapi, minyak sawit yang dibeli tersebut adalah minyak dari hasil-hasil kotor," Jelas Koordinator Kegiatan Global Day of Action, Dwi Hari kepada tribunpekanbaru.com.

Baca: Video: Live Streaming PSIS Vs Persib Bandung Liga 1, Ambisi Juara Skuad Maung Bandung

Dimana minyak sawit yang digunakan oleh Mondelez dari Indonesia.

Berdasarkan Investigasi Greenpeace International menemukan bahwa antara tahun 2015 dan 2017 pemasok minyak sawit ke Mondelez diduga menggunduli hutan lebih dari 70.000 hektar, luas ini menurutnya lebih luas jika dibandingkan dengan kota Chicago di Amerika Serikat, tempat kantor pusat Mondelez berada.

"Kita ingin masyarakat tau seperti itulah faktanya, minyak yang digunakan adalah minyak yang didapat dengan cara-cara kotor," ujarnya.

Ditambahkan bahwa 'minyak sawit kotor' tersebut disuplay dari perusahaan minyak terbesar Wilmar.

Baca: Video Live Streaming Pertandingan Bali United Vs Persebaya Surabaya Liga 1 2018

Padahal Mondelez pernah berjanji membersihkan pasokan kelapa sawit mereka terbebas dari perusakan hutan, namun belum terlaksana dan faktanya, bahwa pemasok Mondelez masih merusak hutan dan menghancurkan habitat orangutan, kebakaran hutan dan lahan.

Dalam aksi kampanye tersebut, greenfeace juga menggalang petisi. "Petisi atau dukungan, satu suara saja sangat berarti untuk kita jaga bersama-sama hutan kita," katanya.

Mondelez diminta untuk bisa segera melaksanakan janjinya tahu yakni, membersihkan rantai pasokannya m dan menerbitkan kebijakan tanpa deforestasi, tanpa gambut dan tanpa eksploitasi.(*)

Penulis: Aan Ramdani
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved